Yamaha

BNN Jabar Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu

  Kamis, 02 Januari 2020
Ilustrasi sabu. (istimewa)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat berhasil meringkus dua anggota sindikat narkotika. Sabu seberat satu kilogram disita dari tersangka DS (40 tahun) dan AH (42), keduanya warga Kampung/Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Sabu yang dikemas dalam delapan bungkus plastik berukuran sedang ini rencananya akan diedarkan untuk perayaan pergantian malam tahun baru di wilayah Cianjur. 

Menurut Kepala BNNP Jawa Barat, Brigjen Pol Sufyan Syarif, penangkapan kedua tersangka berlangsung Selasa (31/12) sekitar pukul 20.00 WIB di Kampung Sawah, RT 04 RW  04,  Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Petugas, kata dia, melakukan penguntitan terhadap kendaraan Toyota Calya Nopol F 1361 YN yang dikemudikan tersangka DS . Mobil tersebut meluncur dari Bogor hendak menuju Cianjur.

AYO BACA : BNNP Jabar Tes Urine ASN Pemprov, Ini Hasilnya

"Tim kita menyergapnya di tengah jalan. Tersangka tak melakukan perlawanan saat ditangkap,’’ kata dia kepada para wartawan, Kamis (2/1/2020).

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap kendaraan warna hitam tersebut. Sabu seberat satu kilogram disembunyikan dibawah karpet dibagian tengah. Sabu tersebut, kata dia, sudah dalam bentuk kemasan kantong plastik ukuran sedang.

AYO BACA : BNN Jabar Gelar Bandung Drug Free Exhibition Day dan Luncurkan REAN.ID

‘’Sudah dibuat paket sebanyak delapan buah. Barang ini akan diedarkan ke sejumlah titik di Kabupaten Cianjur untuk perayaan malam tahun baru,’’ujar dia.

Sementara itu, Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Jabar, Kombes Pol Roby Karya Adi, SiK, mengatakan, kedua tersangka merupakan anggota sindikat jaringan narkoba antarprovinsi. Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka baru pertama kali ditangkap petugas terkait kasus narkoba.

"Kedua tersangka merupakan kurir sindikat narkoba. Mereka mengaku mendapat upah Rp 10 juta dengan mengantar barang tersebut," ujar dia.

Dikatakan Roby, timnya masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut untuk mengungkap anggota jaringan lainnya. Kedua tersangka, kata dia, dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

AYO BACA : Wacana Pembubaran BNN Mencuat, Ini Tanggapan Istana

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar