Yamaha

Cetak Lulusan Unggul, Rektor Unpad Dorong Kurikulum Ikuti Zaman

  Kamis, 02 Januari 2020   Nur Khansa Ranawati
Rektor Universitas Padjajaran Rina Indiastuti (tengah). (dok. Unpad)

JATINANGOR, AYOBANDUNG.COM -- Seiring perkembangan zaman, pasar kerja terus bertransformasi. Saat ini, industri mulai menyesuaikan diri dengan dunia 4.0 yang juga mengharuskan SDM-nya untuk beradaptasi.

Perkembangan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan penyesuaian kurikulum pembelajaran di kampus. Sehinga, para lulusannya kelak telah terampil menyesuaikan diri dengan dinamika industri.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Rina Indiastuti ketika menggelar pertemuan dengan para Ketua Departemen (Kadep) dan Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan Unpad beberapa waktu lalu.

Dia mendorong agar para departemen dan prodi di Unpad dapat mencetak mahasiswa yang terampil memanfaatkan teknologi yang tengah berkembang. Mulai dari internet of things, big data, cloud computing, digital transactions, hingga social analytics.

AYO BACA : Ini Strategi Unpad Tembus 500 Perguruan Tinggi Terbaik Dunia

“Mohon berkolaborasi antara Kadep dan Kaprodi, jangan hanya kurikulum tetapi relevansi kurikulum karena pasar kerja lulusan sudah berubah," ungkapnya.

Selain melalui pemanfaatan teknologi, mewujudkan lulusan unggul era industri 4.0 menurutnya dapat diraih melalui perbaikan sistem pendidikan dan pembelajaran yang berkelanjutan. Peningkatan mutu kurikulum secara terus-menerus juga dinilai penting untuk dilakukan.

"Hal it perlu didukung lewattata kelola yang baik (good governance), komunikasi dan kemitraan dengan pemangku kepentingan, dosen yang kompeten dan berintegritas, fasilitas yang menunjang, dan dukungan pembiayaan," jelasnya.

"Tolong lakukan yang terbaik, kita sajikan pembelajaran dan pengajaran yang terbaik, menyiapkan masa depan mereka (mahasiswa),” tambahnya.

AYO BACA : Gagas Inovasi Penanganan Pasien, Dosen Unpad Raih Penghargaan Menkes 2019

Pada pertemuan tersebut, dia juga memaparkan sejumlah isu strategis dalam pengembangan Unpad lima tahun ke depan. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah kompetensi dan kinerja sumber daya manusia.

Rina mengatakan, para kadep diharapkan mampu mengelola dosen menuju internasionalisasi. Sementara kapordi diharapkan mampu mengelola sistem pembelajaran yang unggul selaras dengan revolusi industri 4.0.

“Kaprodi harus bisa menjamin lulusan Unpad memiliki 4 kriteria, yaitu kompeten, kompetitif, berkarakter, dan produktif,” ungkapnya.

Hal tersebut sejalan dengan arah kebijakan renstra Unpad 2020 – 2024 yang dimuat dalam slogan “Unpad Motekar dalam Wujudkan Sapta Karsa (7S)”. Sejumlah rencana program unggulan tertuang dalam Sapta Karsa Unpad, yakni Satu Dosen Satu Publikasi Internasional Bereputasi (Sensasi), Satu Tendik dengan Satu Karya (Sadikdaya), dan Satu Mahasiswa Satu Prestasi (Swadesi).

Selanjutnya, Satu Prodi Satu Mitra PT Internasional (Sasami), Satu Departemen Satu Pakar Dunia (Sadepa), Satu Fakultas Satu Rekognisi Internasional (Safari), hingga Satu Alumni untuk Maslahat (Saumat).

AYO BACA : Fikom Unpad Perkuat Hubungan Akademik dengan Malaysia

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar