Yamaha

10 Tren Traveling di 2020, Khusus Perempuan hingga Wisata Alam Liar

  Selasa, 31 Desember 2019
[Ilustrasi] Tren traveling di tahun 2020 sangat beragam, mulai dari traveling khusus perempuan hingga wisata alam liar. (Pixabay/StockSnap)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Tren traveling di tahun 2020 sangat beragam, mulai dari traveling khusus perempuan hingga wisata alam liar.

Selain itu, beberapa tren terbaru akan melibatkan binatang peliharaan hingga merespons isu-isu mengenai lingkungan.

Dilansir dari laman Pop Sugar, berikut 10 tren traveling yang diprediksi menghiasi tahun 2020.

1. Traveling khusus perempuan

Traveling bersama teman-teman geng perempuan sudah menjadi tren di tahun 2019 dan mengalami peningkatan sebesar 106%.

Di tahun 2020, angka ini akan terus berkembang. Banyak daerah wisata pun mulai menyediakan pengalaman-pengalaman baru khusus untuk perempuan.

2. Traveling dengan binatang peliharaan

Tak perlu khawatir meninggalkan peliharaan, kini traveling dengan binatang kesayangan akan menjadi tren di tahun 2020.

Bahkan, tidak sedikit hotel di dunia yang mulai menyediakan paket perawaran khusus untuk binatang peliharaan.

3. Traveling dengan kereta

Kereta akan menjadi salah satu opsi kendaraan untuk traveling yang naik daun di tahun 2020.

Alih-alih menggunakan pesawat yang sampai lebih cepat, menikmati waktu perjalanan yang santai dan menikmati pemandangan dari kereta akan menjadi salah satu tren terbaru.

4. Second city

Tren "second city" akan menjadi salah satu yang digemari travelers. Tren ini mengacu pada travelers yang memilih menghindari destinasi atau kota overtourism.

5. Liburan di hotel

Melewatkan liburan di hotel merupakan sesuatu yang kini dirasa wajar. Tanpa perlu bepergian, hotel bisa dijadikan tempat untuk kumpul keluarga hingga bersantai.

Tak heran, banyak hotel mulai menawarkan paket dan event spesial agar liburan lebih berkesan.

6. Wisata alam liar yang bertanggung jawab

Bagi beberapa orang, berpetualang di alam liar dan bersafari merupakan salah satu tantangan tersendiri.

Di tahun 2020, safari masih akan menjadi tren. Namun, aktivitas wisata alam liar yang lebih bertanggung jawab, aman, dan ramah lingkunganlah yang akan diburu travelers.

7. Penginapan mewah dan ramah lingkungan

Bukan rahasia lagi jika aktivitas traveling ramah lingkungan sedang naik daun. Begitu pula halnya dengan tren penginapan mewah yang ramah lingkungan dan terletak di alam.

Selain menghadirkan kenyamanan, penginapan yang menyatu dengan alam dan memperhatikan kesejahteraan warga lokal akan lebih disukai di tahun 2020.

8. Traveling di sela peak season

Demi menghindari keramaian dan mencari harga yang lebih murah, tren shoulder season akan mulai digemari di tahun 2020.

Shoulder season adalah istilah bagi travelers yang mengunjungi destinasi wisata terkenal tepat sebelum atau sesudah peak season.

Dengan begini, travelers bisa menikmati harga yang jauh lebih murah dan situasi yang lebih kondusif.

9. Traveling untuk event olahraga

Tahun 2020 akan menjadi salah satu tahun yang memiliki banyak event olahraga, termasuk Olimpiade Tokyo 2020.

Tak heran, banyak travelers termotivasi bepergian karena acara-acara olahraga tersebut.

10. Traveling one-stop-shop

Terakhir, ada tren one-stop-shop bagi travelers yang ingin memiliki rencana liburan lengkap dan berkualitas.

Dalam one-stop-shop, travelers akan dipasangkan dengan pemandu wisata lokal, penginapan unik, hingga pengalaman yang kaya akan budaya setempat.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar