Yamaha

Dilarang Terlena Gelar Juara, Persib Putri Tatap Tantangan Berat Musim Depan

  Minggu, 29 Desember 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib Putri merayakan kemenangan di Liga 1 Putri 2019. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Persib Putri mulai berbicara tantangan ke depan usai berhasil merengkuh gelar perdana juara Liga 1 Putri 2019. Diketahui, skuat Putri Biru lolos sebagai kampiun Liga 1 Putri edisi pertama setelah mengalahkan PS Tira Persikabo Putri 3-0 dan 3-1 alias unggul agregat 6-1 dalam dua leg final yang dimainkan.

Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Zainuri Hasyim mengatakan, usai meraih gelar juara, skuat asuhan Iwan Bastian itu bakal menghadapi musim lebih berat di tahun depan. Pasalnya Zainuri menilai, tim rival musim 2019, akan kian bersiap untuk merebut trofi Liga 1 Putri di musim 2020.

"Tantangan musim depan akan lebih berat. Karena tantangan tim yang akan mengadapi tim juara itu pasti menyiapkan diri semaksimal mungkin untuk mengalahkan," ungkap Zainuri di Graha Persib, Minggu (29/12/2019).

Meski begitu, mantan Pangdam III/Siliwangi itu optimistis, skuat Putri Biru tak akan lengah untuk mempersiapkan diri untuk persaingan yang lebih sengit di musim depan. Zainuri menyampaikan, manajemen menyerahkan evaluasi tim musim 2020 pada jajaran pelatih dan juga manajer diklat dan Persib Putri.

"Oleh karena itu, kita menyiapkan dengan sebaik-baiknya. Makanya kita serahkan untuk evaluasi kepada Pak Yoyo (General Manajer Diklat Persib Bandung), silakan dievaluasi nanti tahun depan akan lebih baik. Tentunya tim ini dievaluasi. Nanti akan ada program-program tahun depan untuk 2020 akan lebih baik," lanjut Zainuri.

Di sisi lain, Zainuri juga meminta skuat Putri Biru jangan berbangga berlebih karena musim depan banyak rival akan mengincar juara yang sat ini didapat Persib. Apalagi Zainuri juga menyadari, di musim depan setiap klub peserta kompetisi Liga Putri dipastikan kian mematangkan diri untuk memaksimalkan prestasinya.

"Karena saya juga sudah sampaikan ke mereka jangan dulu bangga karena musim depan banyak tim rivalitas yang mengincar juara. Jadi kita harus siap siap apakah nanti akan ada penambahan pemain, pergeseran pemain, diserahkan pada pelatih," lanjutnya.

Oleh karenanya, Zainuri mengakui, manajemen Persib ingin segera merealisasikan untuk segera membangun pusat pelatihan terpadu. Sarana ini, lanjut Zainuri, dipastikan memberikan banyak hal positif untuk pengembangan Persib, mulai dari jenjang diklat, akademi, skuat putri, hingga tim senior.

"Ini juga program besarnya Persib dari mulai putri, senior, akademi, diklat, semua ada hampir lengkap, tapi ya satu yang belum itu adalah kita belum punya homebase. Kalau nanya kapan, ya lagi dipikirkan, anggarannya sebenarnya ada untuk bikin itu tapi kan gak segampang yang kita ucapkan. Mungkin insyaallah lah kalau semakin cepat kita punya asrama sendiri, tempat latihan sendiri, dan lainnya itu lebih bagus," ujarnya.

Senada, General Manajer Diklat Persib Bandung, Yoyo S Adiredja mengakui, tantangan ke depan untuk skuat Putri Biru dipastika lebih berat, lantaran tim lain  mengincar gelar juara musim depan. Karenanya, Yoyo menyampaikan, Persib Putri mulai melakukan evaluasi tim untuk menyiapkan kekuatan penuh tim di musim depan.

Yoyo juga menyampaikan, skuat Persib Putri akan menambah amunisi untuk kian tampil beringas di musim 2020. Apalagi dengan komposisi dan kurikulum kepelatihan yang ada saat ini, Yoyo optimistis banyak pemain berkualitas ingin berkostum Putri Biru.

"Sebenarnya Persib dengan kekuatan yang ada, kami selalu komitmen dengan apa yang ada di Persib. Pemain juga merasa nyaman dan berharap di kita, ketika ini jadi sebuah komunikasi antarpemain, yang lain juga terangsang untuk bisa gabung di persib putri. Artinya bersyukur ini jadi modal ke depan untuk memilih pemain yang baik ke depan. orang-orang juga ada yang menyesal tidak masuk Persib karena kami menjalankan formula sesuai yang ada di Persib," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar