Yamaha

Persikabo Putri Ingin Kalahkan Persib Seperti Liverpool

  Jumat, 27 Desember 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pemain Persib Putri (kaos biru) dikawal pemain PS Tira Persikabo Putri (kaos hijau). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- PS Tira Persikabo Putri optimistis mampu meraih kemenangan dalam final leg dua Liga 1 Putri 2019. Dalam perebutan trofi Liga 1 Putri 2019 tersebut mempertemukan Persib Bandung Putri dan PS Tira Persikabo Kartini di dua leg partai final. 

Pada leg pertama, Persib Putri membungkam PS Tira Persikabo Lutri dengan skor tiga gol tanpa balas. Sementara, leg kedua final kompetisi perdana liga putri nanti bakal digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (28/12/2019). Otomatis di leg kedua nanti, PS Tira Persikabo Kartini harus bisa menang dengan selisih empat gol jika ingin membawa trofi juara Liga 1 Putri 2019.

pelatih PS Tira Persikabo Dzulfikri Bashari mengakui, kekalahan dari Persib Putri di leg pertama terjadi karena beberapa pemain utama yang absen. Diketahui, delapan penggawa PS Tira Persikabo Putri memang tergabung dalam tim PON Jabar 2020. Meski begitu, Dzulfikri mengatakan, kondisi itu tak akan mempengarungi kekuatan tim asuhannya di partai leg dua final nanti.

AYO BACA : Didukung Bobotoh, Persib Ingin Amankan Kemenangan di Leg Pertama Liga 1 Putri

"Kalau melihat memang ada delapan pemain kita dipangil tim PON Jabar dan enam di antaranya starting. Tapi pemain kunci kita tidak masuk dalam tim PON Jabar jadi, kita coba bagaimana cara memaksimalkan strategi. Kita punya striker, kita punya pemain sayap yang tidak bermain di PON Jabar," ungkap Dzulfikri dalan jumpa pers jelang laga, Jumat (27/12/201).

Dzulfikri juga mengakui kekalahan di leg pertama final lalu merupakan murni faktor ketidakketenangan pemain dan kurang beruntung. Karenanya, untuk persiapan leg kedua nanti, tim pelatih PS Tira Persikabo Putri telah melakukan sederet evaluasi. Salah satunya strategi untuk mengejar defisit tiga gol dari skuat Putri Biru.

"Selepas laga di Bandung kita langsung evaluasi apa saja yang harus kita persiapkan jelang leg kedua ini. Kita defisit tiga gol tidak ada kata menyerang, lebih menekankan kepada pemain bagaimana pressing di daerah lawan, banyak serangan penetrasi spekulasi supaya tiga gol ini bisa kita kejar," katanya.

AYO BACA : Persib Putri Bakal Hadapi Tira Persikabo di Final Liga 1 2019

Karenanya, untuk menghadapi kondisi tersebut, Dzulfikri memberikan penguatan mental kepada anak asuhnya. Terlebih dirinya juga memotivasi PS Tira Persikabo melalui permainan Liverpool yang mampu mengalahkan Barcelona di Liga Champions. Pada kala itu, Liverpool kalah 0-3 di leg pertama namun mampu bangkit dan menang 4-0 di leg kedua.

"Memang beban ada tapi kembali ini sepak bola. Banyak contoh kejadian yang bisa lihat ke belakang tidak ada hal mustahil di sepak bola. Contohnya laga Barcelona liverpool itu yang saya jadikan contoh kepada anak-anak. Apalagi kondisi pemain 90 persen siap menghadapi leg 2 besok kita pantau terus kondisinya semoga kekuatan kita 100 persen di final," ujarnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain PS Tira Persikabo Putri, Hanipa mengakui, timnya memang kurang fokus di leg pertama lalu. Alhasil, jelang menghadapi partai puncak di Stadion Pakansari, Hanipa memastikan, PS Tira Persikabo Putri akan menjalankan strategi untuk lebih menekan di pertahanan lawn

"Persiapan saya sendiri latihan juga melakukan simulasi di pertahanan lawan. Lebih banyak menyerang kita menang ketinggalan tiga gol tetap main enjoy," katanya.

Bukan hanya itu, Hanipa juga optimistis timnya bisa keluar sebagai pemenang di partai final Liga 1 Putri 2019. Terlebih, dia meyakini dalam sepak bola segala hal bisa terjadi.

"Ada sedikit beban, tapi yang penting semangat, tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola," ujarnya.

AYO BACA : Kalah di Leg 1 Semifinal, Arema Putri Pastikan Balas Persib Putri di Kandang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar