Yamaha

Jadwal Liga Inggris Padat, Klopp: Itu Sebuah Kejahatan

  Kamis, 26 Desember 2019
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengomentari jadwal padat Liga Inggris dengan menyebut hal itu sebagai sebuah kejahatan. (Reuters/Carl Recine)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengomentari jadwal padat Liga Inggris dengan menyebut hal itu sebagai sebuah kejahatan.

Jadwal padat dialami oleh tim asuhannya di hari libur Natal dan tahun baru. Liverpool dijadwalkan bermain tandang ke markas Leicester City pada Jumat (27/12/2019) dini hari WIB. Hanya berselang dua hari, The Reds harus menjamu Wolves di Anfield.

AYO BACA : Jadwal Tanding Tak Manusiawi, Guardiola Sepakat dengan Klopp

Selain Liverpool, Leicester harus menghadapi jadwal yang serupa padatnya. Setelah menjamu Liverpool, dua hari kemudian Leicester harus menghadapi West Ham di Stadion Olimpiade London.

Selain itu, Manchester United, Tottenham, dan Everton juga mengalami hal yang tidak jauh berbeda. Klub-klub tersebut harus menghadapi dua pertandingan tiga hari setelah hari Natal.

AYO BACA : Liverpool Tanpa Pemain Prancis, Klopp: Mereka Terlalu Mahal

"Semua pelatih tak ada masalah dengan Boxing Day, tapi bermain pada 26 dan 28 (Desember) adalah sebuah kejahatan. Itu sama sekali tidak baik, dan kita masih harus menemui hal itu. Tahun ini kita punya pertandingan pada 26 dan 29 Desember dan itu seperti liburan," kata Klopp dikutip dariĀ Sportskeeda, Kamis (26/12/2019).

"Saya mengerti bahwa yang lain tidak mengeluh akan hal itu, tapi saya hanya ingin mengatakan bahwa hal seperti seharusnya tidak terjadi," kata dia.

Menurut Klopp, tidak ada alasan untuk membuat suatu tim bermain dalam dua pertandingan Liga Premier Inggris kurang dari 48 jam. Namun, kata dia, jelas setiap orang berhak mengatakan apa yang ingin dikatakan dan tidak ada satu orang pun yang benar-benar peduli akan hal itu.

"Setiap tahun selalu terulang bagi pelatih yang menghadapi pertandingan pada 26 dan 28 Desember. Sport science tidak memberimu pengetahuan tentang hal itu, karena ada hal yang memang sudah seperti itu," kata dia.

Menurut Klopp, pertandingan sepak bola pada perayaan Natal di Jerman akan sangat menyebabkan masalah pada sisi pribadi seseorang, namun dia menyadari bahwa saat ini dia bermain untuk klub Inggris dan dengan budaya sepak bola Inggris.

AYO BACA : Jurgen Klopp: Pemain Liverpool Bermental Monster

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar