Yamaha

Bagong Mogok Bangun Rumah untuk Keluarga 13 Anak, Bupati Cianjur Bersyukur

  Rabu, 25 Desember 2019   Muhammad Ikhsan
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menggunting pita pada seremoni peresmian bangunan rumah milik Maryati, seorang ibu beranak 13, melalui bantuan komunitas Bagong Mogok, di Kampung Nangewer, Desa Cibinong Hilir, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Rabu (25/12/2019). (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Plt Bupati Cianjur Herman Suherman bersyukur terhadap dibangunnya rumah untuk kelurarga Maryati dengan 13 anaknya oleh komunitas sosial, Bagong Mogok di Kampung Nangewer, Desa Cibinong Hilir, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Rabu (25/12/2019).

"Saya atas Pemerintah Kabupaten Cianjur mengucapkan syukur dan terima kasih kepada komunitas Bagong Mogok yang telah membangun rumah untuk Ibu Maryati dengan 13 anak," tutur Plt Bupati Cianjur Herman Suherman pada wartawan usai acara peresmian.

Herman juga mengaku terharu dengan kondisi Ibu Maryati yang harus menghidupi 13 anaknya. Namun dua di antaranya diketahui sudah meninggal sehingga tersisa 11 anak yang harus dinafkahi Maryati.

AYO BACA : Pemprov Jabar Bakal Bangun Puluhan Jembatan Desa

"Sedih sekali dengan kondisi Ibu Maryati, saya salut terhadap Bagong Mogok, mudah-mudahan ini menjadi inspirasi untuk kelompok masyarakat lainnya bersama pemerintah menangani hal-hal yang seperti ini," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Cianjur akan berupaya sekuat tenaga membantu masyarakat miskin dengan berbagai cara, termasuk bantuan dari pemprov maupun pusat.

Maryati pun mengucapkan terima kasih pada Bagong Mogok yang telah membangun rumahnya. Wanita berusia 50 tahun itu mengaku, sekarang sudah bisa tidur nyenyak, tidak seperti sebelumnya tinggal di rumah gubuk.

AYO BACA : PWI Jabar Kutuk Perusakan Kantor Jabarnews com di Cianjur

"Alhamdulillah saya dengan 11 anak bisa tinggal dirumah yang nyaman, mudah-mudahan kebaikan Bagong Mogok dibales Allah," katanya.

Sekretaris Bagong Mogok Cianjur Muhammad Darjat menuturkan, komunitasnya ini memang fokus terhadap kegiatan sosial. Sejumlah kegiatan yang pernah dilakoni komunitasnya antara lain membantu pembangunan rutilahu, mesjid, musola, bahkan sarana pendidikan.

"Alhamdulillah hingga kini kami konsisten bergerak di bidang sosial dan kesehatan. Sebelumnya kami sudah menyelesaikan dua rumah, kali ini rumah Ibu Maryati dan madrasah," ucapnya.

Meski begitu, dia menuturkan, kegiatan Bagong Mogok untuk membantu pemerintah di bidang sosial terbilang pas-pasan, karena anggarannya terbatas. Namun hal itu tidak mengurangi kecintaan komunitasnya untuk saling berbagi.

"Kita berusaha sekuat tenaga membela yang susah," katanya.

AYO BACA : Jalan di Cianjur Sudah Biasa Banjir saat Hujan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar