Yamaha

Pemkot Cimahi Sidak Harga Kepokmas di Pasar Antri

  Sabtu, 21 Desember 2019   Tri Junari
Sidak Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind), serta Satgas Pangan Polres Cimahi di pasar tradisional Kota Cimahi. (ayobandung/Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Cimahi bersama Polres Cimahi yang tergabung dalam satgas pangan melakukan pantauan harga komoditi kebutuhan pokok masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. 

Sidak ini dihadiri Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna, Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind), serta Satgas Pangan Polres Cimahi di pasar tradisional Kota Cimahi.  

Hasilnya, ada sejumlah barang yang mengalami kenaikan harga, seperti daging ayam, telur, dan sayuran dengan persentase kenaikan antara 5 sampai 7 persen. 
Komoditi yang mengalami kenaikan diantaranya daging ayam dari harga Rp 34 ribu jadi Rp 38 ribu perkilogram. Telur dari harga Rp 22 ribu jadi Rp 28 ribu perkilogram. Cabai merah dari harga Rp 28 ribu jadi Rp 31 ribu perkilogram. 

"Ada peningkatan harga seperti ayam dan telur. Sayuran juga naik, rata-rata kenaikannya 5 persen. Kalau sayur naik karena musim hujan," ujar Ajay saat ditemui usai sidak, Sabtu (21/12/2019).

AYO BACA : Pemkot Cimahi Bangkitkan Kembali Durian Kamajaya

Ajay mengatakan tidak ada potensi kenaikan drastis pada komoditi barang di pasar tradisional hingga tahun baru lantaran berbeda dengan hari raya lainnya. 

"Kalau Natal dan Tahun Baru cenderung normal, kalaupun ada kenaikan enggak sedrastis saat Idul Fitri atau Idul Adha. Kita komunikasi dengan pedagang, engga akan ada kenaikan lebih tinggi," katanya. 

Hingga saat ini tidak ada keluhan soal gangguan pada pasokan sayuran, daging, maupun kebutuhan lainnya. 

"Suplai juga akan aman sampai setelah tahun baru. Tidak ada temuan penimbunan komoditi juga," jelasnya.
 

AYO BACA : Ular Masuk Pemukiman Terus Terjadi di Cimahi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar