Yamaha

Bank bjb Sosialisasi Tabungan SimPel untuk Siswa-siswi Cirebon

  Rabu, 18 Desember 2019   Erika Lia
Sebagian siswa SDN 1 Pegagan Kidul di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, menunjukkan buku Tabungan SimPel yang diperoleh setelah mendaftarkan diri. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Bank bjb menyosialisasikan Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) di dua sekolah di Kabupaten Cirebon. Hanya dengan Rp5.000 murid sekolah minimal TK, kini sudah bisa memiliki tabungan di bank.

Sosialisasi dilaksanakan di dua sekolah tingkat dasar di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, dalam dua hari berbeda. Kedua sekolah itu yakni SDN 1 Pegagan Kidul pada Rabu (18/12/2019) dan SDN 2 Pegagan Kidul pada Kamis (19/12/2019).

Kegiatan itu dilaksanakan untuk mendorong aksesibilitas masyarakat terhadap pemanfaatan fasilitas yang dimiliki industri keuangan nasional.

Sosialisasi Tabungan SimPel yang digelar Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Barat dan World Bank itu dilaksanakan bank bjb bersama sejumlah lembaga lintas sektor.

Kegiatan itu sendiri dihadiri perwakilan Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional II Jawa Barat, Arum Puspandari dan Eka Krida, Kepala Sub Bagian Administrasi OJK Cirebon Cindy Fortuna didampingi Bachtiar Rozak, Perwakilan World Bank Martha Safitri, CEO Regional III bank bjb Nunung Suhartini, Manajer Konsumer bank bjb Kantor Cabang Sumber Muhammad Ridwan, Group Head Business Support Divisi Dana & Jasa Konsumer bank bjb Rachmat Romilda, serta jajaran pengurus Desa Pegagan Kidul.

AYO BACA : bank bjb Digitalkan Pasar Baru melalui bjb Pasar Ngadigi

Sosialisasi yang merupakan bagian dari rangkaian kampanye inklusi keuangan ini melibatkan Kepala SDN 1 Pegagan Kidul Inayah, ratusan pelajar, guru-guru, dan tenaga pendidik lainnya.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb M As'adi Budiman menuturkan, sosialisasi tersebut salah satu bentuk dukungan nyata perseroan dalam menyokong kesuksesan program Program One Student One Account.

Pihaknya berharap, melalui program ini para pelajar memiliki rekening tabungan simpanan pelajar sebagai sarana latihan kebiasaan menabung sejak dini.

"Bank bjb senantiasa menjadi mitra kolaborasi pemerintah yang menghendaki penetrasi literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat, khususnya pelajar sebagai calon generasi penerus bangsa di masa depan," paparnya.

Pihaknya meyakini, yang terjadi pada generasi hari ini akan menentukan wajah masa depan Indonesia.

AYO BACA : bank bjb Sinergi dengan Sekar, Siap Tingkatkan Produktivitas Kerja

Karenanya, bank bjb melalui beragam programnya berupaya mendorong anak-anak bangsa untuk menumbuhkan karakter diri dan mental yang tangguh.

Dia menyebutkan, acara ini sendiri bertujuan membentuk generasi anak bangsa yang gemar menabung, cerdas, terampil, cinta tanah air, cinta daerahnya, dan menghargai keberagaman, mandiri, mampu beradaptasi dengan lingkungannya, berwawasan luas dan berbudi pekerti luhur.

"Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan kerja sama dan keterlibatan antar satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat," cetusnya.

Selain sosialisasi dan edukasi pentingnya menabung sejak dini, dilakukan pula penyerahan piagam kerja sama kepada pihak sekolah SDN 1 Pegagan Kidul dan SDN 2 Pegagan Kidul dalam mendukung dan menyukseskan Program One Student One Account (OSOA).

"Program OSOA ini bertujuan mendorong kepemilikan rekening tabungan oleh seluruh pelajar Indonesia secara efektif," tandasnya.

Dalam Tabungan SimPel, seorang anak sudah bisa memiliki buku tabungan dengan setoran awal senilai Rp5.000 saja dan tanpa biaya setiap bulannya.

Nilai setoran selanjutnya malah lebih kecil lagi, hanya Rp1.000. Namun, tabungan ini tanpa bunga karena nilainya yang sangat kecil.

Sesuai namanya, Tabungan SimPel dibuat sesimpel mungkin agar anak-anak bisa menabung. Hanya, anak-anak yang bisa menabung harus sudah bersekolah, minimal TK.

AYO BACA : bank bjb Sepakati Kerja Sama dengan Koperasi Nusantara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE