Yamaha

Menakutkan, Bangun Tidur Ular Kobra Merayap di Kaki dan Tangan

  Senin, 16 Desember 2019
Ilustrasi (pixabay)

BOYOLALI, AYOBANDUNG.COM--Fenomena munculnya ular kobra juga dirasakan juga oleh warga Dukuh Doglo, Desa Candi Gatak, Kecamatan Ampel, Boyolali. Warga mengaku resah dengan munculnya anak ular kobra yang terus berdatangan ke permukiman mereka.

Terakhir, anak ular kobra masuk ke kamar salah satu warga Dukuh Doglo, Desa Candi Gatak, Dipa Saka Sejati, Sabtu (15/12/2019) sore. Anak kobra sebesar jempol tangan berkeliaran di kamar tidur Dipa. Saat Dipa tertidur ular itu merayap mengitari kakinya.

“Saya sedang tertidur di kamar saya waktu itu. Tiba-tiba saya merasakan ada sesuatu yang merayap mengitari kaki saya. Waktu saya bangun, saya tidak melihat apa-apa di kaki saya. Namun, saat saya menengok di tangan kiri saya sudah ada anakan ular kobra tersebut,” ujar Dipa.

AYO BACA : Hati-hati! Sepatu Sering Jadi Tempat Favorit Ular

Merasa terancam, dirinya segera menangkap anakan ular kobra tersebut dan langsung memasukkannya ke botol air mineral.

“Sepekan sebelumnya, saya juga berhasil menangkap anak ular kobra yang lebih besar ukurannya. Ular itu berhasil saya tangkap dan amankan. Pada musim peralihan ini anakan ular sudah mulai muncul, apalagi di belakang rumah saya ada jurang,” ujarnya.

Hal ini juga dikatakan warga lainnya, Sri Endang. Awalnya warga menganggapnya biasa. Namun, anak kobra terus muncul dan tambah banyak, khususnya saat peralihan musim.

AYO BACA : Benarkah Garam dan Kapur Barus Bisa Usir Kobra?

“Setiap harinya ada warga yang selalu menangkap anak kobra. Sampai sekarang warga belum mengetahui induk ular kobra tersebut. Kami belum tahu di mana sarang ular dan ini yang sangat meresahkan warga,” ujarnya.

Ia merasa takut saat berada di rumah sendirian tiba tiba muncul anakan ular kobra.

“Saya sebenarnya takut, kalau pas di rumah sendirian tiba-tiba muncul ular. Saya berharap ada dinas terkait yang mencari induk ular kobra ini di desa kami. Induknya belum tertangkap. Warga takut. Kalau induk dibiarkan populasinya bertambah banyak,” kata dia.

Ia mengatakan sekitar awal tahun lalu beberapa warga menangkap seekor ular piton yang memiliki panjang empat meter. Ular itu berhasil ditangkap karena telah berhasil memangsa bebek milik warga.

“Dulu pernah ada kejadian ada ular piton besar, namun sudah ditangkap warga,” kata dia.

AYO BACA : Gempar Teror Ular Kobra, Warga Diimbau Bersihkan Lingkungan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar