Yamaha

Fakta di Balik Warna Merah dan Kuning dalam Restoran Cepat Saji

  Senin, 16 Desember 2019
Ilustrasi makanan cepat saji. (Shutterstock)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa merek makanan, terutama makanan cepat saji, berwarna merah atau kuning pada logonya? Ternyata ini ada maksud tertentu.

Menurut psikologi warna, melansir Insider, kuning dikaitkan dengan perasaan puas, bahagia, dan nyaman. Warna ini seakan-akan dapat membawa Anda bernostalgia ketika melihatnya.

Di sisi lain, merah menggambarkan keinginan, kekuatan dan cinta.

Pakar pemasaran menyebut pasangan kuning dan merah sebagai Teori Saus dan Mustard. Melalui kombinasi warna ini, secara tidak sadar kita terpengaruh untuk makan.

Namun, merah dan kuning bukanlah warna yang dijadikan produsen untuk memengaruhi konsumen.

Nikki Hesford, penasihat pemasaran dan pendiri Business Academy mengatakan, warna hijau dan warna bersahaja lain juga dapat memengaruhi konsumen apabila Anda berbisnis makanan berkonsep kesehatan.

"Pemasaran adalah tentang berhubungan dengan orang secara emosional, dengan menciptakan kisah, memanfaatkan harapan, dan impian," tutur Hesford.

Ia menambahkan, warna memainkan peran utama dalam hal tersebut karena cara orang memprosesnya secara tidak sadar. "Apakah kita menyadari atau tidak, warna memiliki konotasi dan kita membuat penilaian langsung (terhadap sesuatu) berdasarkan (warna) tersebut," ucapnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar