Yamaha

Persib Dicap Inkonsisten, Pelatih Fisik Sampaikan Pembelaan

  Kamis, 12 Desember 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Skuat Persib merayakan gol. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih fisik Persib Bandung, Yaya Sunarya menolak anggapan bila skuat Maung Bandung tampil inkonsisten di beberapa pertandingan terakhir. Anggapan ini muncul lantaran di empat laga sebelumnya kontra Borneo FC, Persib hanya bisa mencatatkan hasil dua kali imbang dan dua kekalahan. 

Kala itu, Persib ditahan imbang Barito Putera dan PSS Sleman dengan skor identik 0-0. Adapun kekalahan Persib dikantongi saat berduel kontra Bali United (2-3) dan Persela Lamongan (0-2).

Yaya mengatakan, sedianya, hal yang membuat timnya kalah beruntun di laga kontra Bali United dan Persela Lamongan lantaran ada masalah di tubuh internal tim. Namun Yaya memastikan saat ini masalah tersebut sudah berhasil diatasi. 

AYO BACA : Rotasi Sukses, Pelatih Fisik Persib Puji Keseimbangan Tim

Yaya mengatakan, hal itu, terlihat dalam peforma skuat Maung Bandung yang kembali menanjak dengan berhasil meraih empat poin di dua laga tandang terakhirnya. Kala itu, Persib menahan imbang kontra PSS Sleman dan menang di laga tandang terakhir kontra Borneo FC.

"Ya kemarin kita sempat diskusi untuk mencari beberapa kemungkinan jawaban yang tentunya harus kita jadikan satu solusi. Baik dari segi teknis, psikologi. Staf pelatih mencari solusi yang mungkin ini jadi jawaban setelah kita diskusi kita sama pemain, pascakekalahan lawan Persela," ungkap Yaya di Mess Persib, Kamis (12/12/2019) sore.

Karenanya, Yaya menolak bila terdapat anggapan Persib tampil inkonsisten. Menurut Yaya, penampilan Maung Bandung sejatinya cukup stabil. Hanya saja hasil akhir di beberapa laga terakhir memang tak sesuai harapan.

AYO BACA : Energi Persib Terkuras usai Tur 2 Pulau

"Karena sebetulnya dari permainan kita tidak inkonsisten. Hanya hasil yang membuat akhirnya seolah-olah orang melihat ini tidak konsisten," katanya.

Namun Yaya mengatakan, usai menemukan benang merah dari masalah, Pangeran Biru kembali mencoba bangkit. Bahkan seluruh pemain akhirnya sepakat untuk kembali berada jalur positif. 

"Artinya setelah kita kembalikan kondisi itu, setelah kita temukan jawaban, kita bisa line up dan bisa memainkan kembali tim sebagai yang punya karakter dan keinginan kuat untuk melihat pertandingan. Contoh, lawan Sleman Alhamdulillah kita dapatkan hasil poin satu. Kita berjuang keras lagi lawan Borneo, akhirnya kita dapat tiga poin lagi. Artinya track itu yang akan kita teruskan," katanya.

Namun, ketika disinggung akar masalah hingga akhirnya menemukan titik bangkit, Yaya enggan berkomentar banyak. Dia juga mengaku tidak dapat menjelaskan secara rinci lantaran hal itu merupakan ranah pelatih kepala, Robert Alberts.

Di sisi lain, dua pertandingan sisa di Liga 1 2019, tengah menanti Maung Bandung. Dalam laga itu, Persib akan menjamu Badak Lampung FC dan PSM Makassar. Dua laga ini pun diprediksi bakal menjadi pembuktian Persib untuk tancap gas mengejar misi masuk lima besar klasemen akhir.

"Jawabannya mungkin bisa ke coach Robert. Tapi ini sudah menjadi kunci yang Alhamdulillah berhasil ketika kita lawan Sleman dan Borneo. Tapi, Target tentunya seperti yang di putaran kedua kita diskusikan dan itu yang kita kejar," ujarnya.

AYO BACA : Taklukan Borneo FC, Persib Kian Dekati Target Finis di 5 Besar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar