Yamaha

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Temukan Kobra di Rumah

  Kamis, 12 Desember 2019   Husnul Khatimah
Ular Kobra yang ditemukan warga Bojonggede, Kabupaten Bogor. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Beberapa hari belakang warga di Perumahan Citayam Residence, Kabupaten Bogor menangkap sebanyak 34 anak ular kobra yang berkeliaran di kawasan perumahan.

Penemuan anak ular kobra itu menghebohkan warga sebab tak hanya karena jumlahnya yang banyak namun sebagian ular yang ditangkap ditemukan di halaman rumah warga dan hendak masuk ke rumah.

Ketua Komunitas Reptil Action,  Rizki Maulana mengatakan adanya penemuan anak ular di pekarangan rumah warga itu merupakan hal yang wajar karena anak ular bergerak secara acak. 

AYO BACA : 9 Cara Mencegah Ular di Area Permukiman

"Kalau masuk rumah itu wajar karena anak kobra ini instingnya belum kuat belum takut sama manusia belum tahu mana yang bahaya gak seperti kobra dewasa yang berjalan mencari sepi," katanya, Kamis (12/12/2019).

Dia mengatakan jika menemukan anak ular kobra di rumah ada bebeberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama menurut Rizki jangan panik saat pertama kali bertemu ular. 

"Untuk penanganan dalam rumah warga jangan panik dulu karena kalau kita sudah panik hal apapun yang kita lakukan akan salah," katanya. 

AYO BACA : Ular Bekeliaran di Permukiman Dianggap Logis, Bukan Mistis

Dia mengatakan kebanyakan orang biasanya akan panik ketemu kobra karena ular akan menunjukan posisi berdiri seolah-olah akan mematuk.

"Sebenarnya bukan akan mematuk tapi dia defend. Jadi jangan panik, diam dulu, kalau ada sapu baru geser (usir) dia keluar dan jangan pakai tangan karena risikonya terlalu tinggi," katanya. 

Sementara itu untuk mencegah ular masuk ke rumah, warga kata Rizki dapat meletakan wewangian seperti kapur barus di pekarangan rumah. Selain itu rumah juga harus dalam keadaan bersih. 

"Kasih wewangian, rumah bersih, dipel tiap hari, karena sebenarnya wewangian ini bukan untuk menyakiti kobra tapi ketika kobra masuk ke rumah itu hakikatnya dia sedang mencari makan dan dia ngikutin bau tikus (mangsa), bau buruannya itu membuat dia sampai  ke rumah. Namun ketika ada wewangian bau tikus akan hilang sehingga ia akan berbelok arah cari yang ada mangsanya," kata Rizki. 

AYO BACA : Kobra Tak Mempan dengan Garam, Warga Bojonggede Beralih ke Kapur Barus

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar