Yamaha

Peninggalan Kemaritiman di Indramayu Diteliti Kelompok Arkeolog

  Rabu, 11 Desember 2019   Erika Lia
Situs perahu kuno yang diteliti arkeolog BPCB Banten sebagai salah satu peninggalan kemaritiman di pantura. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah peninggalan arkeologi maritim di kawasan pesisir pantai utara Kabupaten Indramayu didata dan disurvei Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten, Rabu (11/12/2019).

Sejumlah situs di Indramayu yang diteliti, di antaranya perahu kuno di Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, situs Ki Gede Paiman, dan lainnya.

AYO BACA : Si Rara Denok, Situs Kesultanan Cirebon Berusia 600 Tahun

"Penelitian arkeologi kemaritiman di Indramayu dilakukan dengan cara mendata objek-objek arkeologi kemaritiman," kata Arkeolog Kemaritiman, Lucas Partanda Kustoro, Rabu (12/11/2019).

Selain itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan maupun pemeliharaan situs. Dari situ, pihaknya bisa menentukan upaya-upaya pelestarian yang tepat.

AYO BACA : Situs Petilasan Pangeran Pasarean Destinasi Favorit Para Peziarah

Dia meyakinkan, pesisir pantai Indramayu penting bagi aktivitas maritim di masa lalu.

Dia menggambarkan, tak sedikit peninggalan dari masa kolonial yang dapat menginformasikan ihwal keberadaan bandar Cimanuk, misalnya, atau pendaratan pasukan Jepang pertama kali di Pulau Jawa.

Selain Indramayu, sedikitnya enam arkeolog dari BPCB Banten juga diketahui meneliti pula peninggalan budaya maritim di kawasan pantai Cirebon.

AYO BACA : Ada Simbol Freemason Pada Keramik di Makam Sunan Gunung Jati

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar