Yamaha

Banyak Titik Rawan di Tol Cipali, Pengemudi Diimbau Tak Paksakan Diri

  Rabu, 11 Desember 2019   Faqih Rohman Syafei
[Ilustrasi] Titik rawan kecelakaan di Tol Cipali. (Ayobandung.com)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Polisi meminta masyarakat mewaspadai titik-titik rawan kecelakaan di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Jika lelah, masyarakat diimbau beristirahat di rest area guna meminimalisasi kecelakaan.

"Prioritas tetep di Cipali itu di Km 86 sampai 40 itu rawan laka, dan rawan pelanggaran lalu lntas," ujar Dir Lantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Eddy Djunaedi di Mapolda Jawa Barat, Rabu (11/12/2019).

AYO BACA : Polda Jabar: Tol Cipali KM 40-86 Rawan Kecelakaan

Dia mengatakan, masyarakat perlu waspada jika melintasi Tol Cipali, pasalnya terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan.

Menurutnya, kerawanan itu bukan karena infrastruktur jalan tetapi banyaknya titik jenuh yang sering menimpa pengemudi.

AYO BACA : Kepadatan Diprediksi Bergeser ke Purwakarta Saat Japek II Beroperasi

"Maka saya minta pengguna tol bisa untuk istirahat, jangan paksakan kemudikan kendaraan sehingga terjadi hal-hal yang bisa membuat Laka Lantas," katanya.

"Istirahatlah di rest area jangan istirahat di bahu jalan sehingga ganggu perjalanan. Kalau mengantuk lebih bagus tidur sebentar," ucapnya.

Selain itu, Eddy menyebutkan telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna menekan kepadatan volume kendaraan jelang natal dan tahun baru, di antaranya contraflow dan one way.

"Apabila sudah telihat padat dialihkan ke luar ke arteri, kita pecah-pecah berikut pada rest area yang ada kepadatan kita akan buka itu dengan contraflow dengan satu penggal saja. Pengalihan arus dan contraflow ada di Kasat dan Dirlantas seizin Kapolda, one way adalah wewenang Korlantas," tuturnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan mengerahkan Polwan Polres jajaran untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terkait bahaya mengemudi ketika lelah atau mengantuk.

AYO BACA : Menhub Sebut Tanggal 20 Desember Tol Layang Japek Bisa Digunakan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar