Yamaha

Apdesi Purwakarta Geram Dituding Potong Dana Desa

  Minggu, 08 Desember 2019   Dede Nurhasanudin
Ilustrasi dana desa. (Antara)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Purwakarta, Anwar Sadat geram atas tudingan potongan dana desa (DD) yang ditujukan untuk lembaganya.

Diketahui, beredar kabar dalam pemberitaan jika Apdesi Kabupaten Purwakarta memotong setiap pencairan DD hingga jutaan rupiah.

AYO BACA : Serapan Anggaran 2019 Distarkim Purwakarta Baru 53%

Menurutnya, tudingan itu merupakan penggiringan opini agar masyarakat tidak percaya kepada para kepala desa yang selama ini telah berkomitmen membangun desa.

"Di sisi lain desa punya tanggung jawab untuk melaksanakan programnya dengan kontrol yang ketat dari semua elemen masyarakat," ungkap Anwar, Minggu (8/12/2019).

AYO BACA : Antisipasi Penurunan Tanah, Purwakarta Perbanyak Tanam Pohon

Anwar menyarankan jika ada pihak yang mengetahui tentang adanya pemotongan anggaran desa, maka dipersilahkan untuk melaporkan ke pihak kepolisian. Dia menegaskan hal tersebut lebih baik sehingga tidak menimbulkan fitnah di kemudian hari.

"Kalau benar silahkan laporkan, Kami pastikan tidak ada pungutan terhadap DD yang dilakukan oleh Apdesi," tegas dia.

Menurutnya, berkaitan dengan pengeluaran anggaran dana desa, hal tersebut sudah ada mekanismenya. Mekanisme itu ditempuh agar tak menyalahi aturan.

"Tidak semudah yang kita bayangkan apalagi sekarang ada sistem keuangan desa yang benar-benar terstruktur. Kami akan memperkarakan tudingan kepada Apdesi, ini fitnah yang tidak mendasar. Ini pencemaran nama baik lembaga," ujarnya.

AYO BACA : Polres Purwakarta Sita 615 Botol Miras dalam Semalam

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar