Yamaha

Tren E-Commerce untuk Kaum Milenial

  Sabtu, 07 Desember 2019   Netizen Michelle Nafiri
Ilustrasi ecommerce.(Pixabay)

AYOBANDUNG.OM -- Pusat perbelanjaan seperti toko, mal, dan supermarket adalah tempat untuk orang-orang membeli barang atau kebutuhan yang diinginkan dengan datang lansung ke tempatnya dan membelli barang.

Akan tetapi, untuk sebagian orang yang memiliki aktivitas yang padat harus menunda untuk membeli barang yang diinginkan karena kurangnya waktu untuk pergi ke tempat perbelanjaan.

Perkembangan teknologi yang sedang merambah ke segala sisi kehidupan manusia saat ini membukakan banyak peluang untuk  memanfaatkannya menjadi keuntungan. Teknologi yang semakin canggih memudahkan manusia dalam memenuhi kebutuhannya.

Hal tersebut memicu lahirnya e-commerce atau perdangangan elektronik yang diciptakan untuk transaksi bisnis dengan memanfaatkan internet dan penggunaan web.

Dengan adanya e-commerce memudahkan kita dalam menyimpan tenaga dan waktu untuk mencari barang yang dibutuhkan. Karena manfaat dari e-commerce adalah memudahkan proses jual beli agar tidak terhalang oleh jarak dan waktu.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan e-commerce tertinggi di dunia karena makin banyaknya pelaku usaha yang mengembangkan usahanya melalui digital dalam beberapa tahun belakangan ini. Tingginya pertumbuhan e-commerce di Indonesia juga dilatarbelakangi oleh penggunaan internet di Indonesia yang terus bertambah setiap tahunnya.

Data statistik 2019 menunjukkan pengguna internet di Indonesia pada 2018 sebanyak 95,2 juta, tumbuh 13,3% dari 2017 yang sebanyak 84 juta pengguna. Pada tahun selanjutnya pengguna internet di Indonesia akan semakin meningkat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 10,2% pada periode 2018-2023. Pada 2019 jumlah pengguna internet di Indonesia diproyeksikan tumbuh 12,6% dibandingkan 2018, yaitu menjadi 107,2 juta pengguna.

Pada era milenial saat ini para pengusaha lebih banyak mengembangkan usaha nya melalui digital karena memperoleh keuntungan yang cukup besar. Sekitar 25% pengguna internet di Indonesia,suka berbelanja di toko online. Sehingga nilai transaksi e-commerce terus meningkat hingga Rp 300 triliun. Dengan adanya e-commerce, pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia pun menjadi meningkat. Para UMKM yang mengandalkan e-commerce pun menjadi berkembang pesat.

 Saat ini, pemerintah Indonesia sedang gencar membidik para pemuda yang memiliki minat di bidang entrepreneurship. Berbagai fasilitas disediakan untuk mendukung proram tersebut. Mulai dari modal, tempat usaha, hingga pemasaran secara online. Bagi pebisnis E-commerce, ini adalah peluang terbesarnya. E-commerce dapat menjadi perantara perdagangan produk para wirausaha tersebut.

Indonesia telah memasuki era pasar global yang mendorong masuknya investor dari seluruh dunia. Hal tersebut merupakan peluang besar bagi pengusahan e-commerce untuk mendapatkan modal.

Dengan demikian, bisnis e-commerce akan semakin berkembang. Perkembangan bisnis e-commerce sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.Pertumbuhan ekonomi dapat didefinisikan sebagai pertambahan nilai dari seluruh kegiatan ekonomi di suatu negara yang berarti menyaratkan terjadinya penukaran.

Perkembangan nilai transaksi e-commerce yang mempresentasikan total nilai pertukaran barang dan jasa pada sistem penjualan online akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penawaran dan permintaan membentuk keseimbangan, dimana interaksi antara keduanya akan menghasilkan nilai.

Nilai transaksi e-commerce dibentuk dari interaksi antara penawaran dan permintaan di sektor ini. Perkembangan jumlah pelaku bisnis e-commerce, dalam hal ini bertindak sebagai produsen, berkontibusi mendorong penawaran produk dalam perdangangan online.

Semakin banyak produsen e-commerce, semakin banyak barang dan jasa yang diperdagangkan secara online, sehingga semakin besar pula potensi transaksi yang akan terjadi. Pengaruh e-commerce terhadap pertumbuhan ekonomi penjualan barang dan jasa secara online maupun konvensional memiliki implikasi serupa terhadap pertambahan PDB (Produk Domestik Bruto) yang merupakan indikator yang umum digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun.

Penulis: Michelle Nafiri Mahasiswa Universitas Indonesia Program Studi Administrasi Keuangan dan Perbankan.

Netizen :

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar