Yamaha

Mudah Lapar saat Cuaca Dingin? Ini Kata Penelitian

  Jumat, 06 Desember 2019
[Ilustrasi] Mudah lapar saat cuaca dingin. (Pixabay/Mohamed Hassan)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sebagian besar orang mungkin merasa mudah lapar ketika cuaca dingin. Kondisi ini sama halnya ketika Anda lebih banyak buang air kecil di musim dingin.

Ternyata semua respons itu tergolong normal saat musim dingin. Hal itu merupakan salah satu cara tubuh menghangatkan diri ketika musim dingin.

Sebuah studi dilansir dari Elite Daily, menemukan Indeks Massa Tubuh atau BMI peserta meningkat ketika musim panas beralih ke musim gugur. Sementara itu, konsumsi lemak hewani dengan daging dan susu juga ikut meningkat saat musim dingin.

AYO BACA : Manfaat Lemon, Menyerap Zat Besi Hingga Lawan Asma

Hal tersebut menggambarkan cara tubuh merespons penurunan suhu dengan rasa lapar. Menurut Ira Ockene, seorang ahli jantung, hal itu adalah nalar manusia untuk meningkatkan asupan kalori saat musim dingin.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Massachusetts Medical School menemukan bahwa 539 peserta usia 20-70 tahun mengonsumsi rata-rata 86 kalori setiap hari di musim gugur daripada musim semi.

Secara biologis, orang terdorong lebih banyak makan dan melahapnya dengan cepat di musim dingin. Ockene juga menemukan studi sebelumnya, para partisipan makan lebih banyak, menunjukkan efek musiman pada kelaparan hingga mengalahkan pemicu rasa kenyang.

AYO BACA : Ingin Diet Tapi Tetap Makan, Coba Konsumsi 5 Makanan Alami Ini

Saat musim dingin, tubuh memang membutuhkan energi ekstra untuk menghangatkannya dengan cara ini. Jika Anda menghabiskan energi lebih banyak, makan Anda butuh mengisi energi melalui makanan.

Temperatur yang dingin juga dapat menyebabkan sesuatu yang disebut Nonogenik Thermogenesis (NST), yaitu ketika tubuh Anda bekerja untuk menghasilkan lebih banyak panas tanpa respons otot yang bergetar.

Meskipun tubuh tidak membeku, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak energi dari biasanya untuk menyesuaikan diri dengan cuaca yang lebih dingin.

Jadi, masuk akal jika seseorang lebih mudah lapar ketika berada di luar dan mengerjakan getaran. Selain itu, ketertarikan psikologis pada camilan tertentu sejak kecil juga dipengaruhi oleh faktor sosial yang membantu kita memutuskan makanan dan menyelesaikan permasalahan.

AYO BACA : Cara Jaga Berat Badan Tanpa Diet

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar