Yamaha

Polusi Udara di Rumah Dinilai Berbahaya, Ini 4 Trik Menguranginya

  Jumat, 06 Desember 2019
[Ilustrasi] Polusi Udara di Rumah. (Pixabay/Hoàng Anh Vũ)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Sebuah studi yang diinisiasi Clean Air Day Campaign menemukan bahwa polusi udara dalam ruangan tiga kali lebih buruk dibandingkan polusi udara luar ruangan.

Statistik Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa hampir 3% dari seluruh penyakit di dunia disebabkan oleh polusi udara dalam ruangan.

Polusi udara dalam ruangan dapat membuat kualitas udara di dalam suatu bangunan seperti rumah menjadi buruk. Beberapa penyebab polusi udara dalam ruangan adalah kompor gas, kebocoran karbon monoksida, jamur, produk pembersih, dan asap rokok.

Namun, polusi udara dalam ruangan seperti di dalam rumah bukanlah masalah yang tak bisa diatasi. Setidaknya ada empat hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan atau mencegah adanya polusi udara di dalam ruangan, khususnya di dalam rumah, dilansir goodhousekeeping, Jumat (6/12/2019).

1. Pemeriksaan Berkala

AYO BACA : Tips Merawat Kulit Agar Tetap Cerah di Tengah Polusi Tinggi

Semua peralatan rumah tangga yang menggunakan gas perlu dicek keamanannya satu kali per tahun oleh engineer gas. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahwa semua peralatan yang menggunakan gas dapat berfungsi dengan benar dan aman.

Pemeriksaan rutin ini bermanfaat mencegah terjadinya kebocoran karbon monoksida. Kebocoran karbon monoksida perlu diwaspadai karena dapat membahayakan jiwa.

Orang yang menggunakan kompor gas untuk memasak dalam waktu lama juga disarankan menciptakan kondisi agar udara bisa mengalir masuk ke dapur. Misalnya dengan membuka jendela selama memasak dalam waktu lama.

2. Buka Jendela

Asap rokok menjadi polutan udara yang umum ditemukan di dalam ruangan. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah tidak merokok di dalam rumah untuk menciptakan kondisi udara yang lebih bersih.

AYO BACA : Kenali 3 Gangguan Pernapasan Akibat Polusi Udara

Jaket atau pakaian yang digunakan oleh perokok juga sebaiknya disimpan dalam lemari terpisah dari pakaian orang-orang yang tidak merokok. Bila udara di dalam rumah memiliki aroma rokok, buka jendela agar pergantian udara bisa terjadi.

Membuka jendela rumah secara berkala juga dapat membantu mengurangi polusi yang disebabkan oleh zat kimia dari produk pembersih. Jendela rumah bisa dibuka setiap kali seseorang membersihkan rumah dengan produk pembersih.

3. Pugar Rumah

Keberadaan jamur dan kondisi dinding atau langit-langit yang terkena rembesan air sebaiknya diperbaiki dengan segera karena dapat menjadi salah satu sumber polusi di dalam ruangan.

Jamur dan rembesan air di dinding serta langit-langit rumah juga dapat dicegah dengan beberapa hal. Beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah pengecekan atap dan bingkai jendela setelah hujan deras, memastikan tiap ruangan di rumah tersekat dengan baik dan memastikan tiap ruangan mendapatkan sistem ventilasi yang baik.

4. Pembersih Udara

Studi yang dilakukan NASA mengungkapkan ada beberapa tanaman yang dapat membersihkan udara. Tanaman-tanaman tersebut antara lain spider plant, snake plant, Krisan, dan English ivy.

Selain menggunakan tanaman, udara di dalam ruangan juga bisa dibersihkan dengan produk pembersih udara. Saat ini produk-produk pembersih udara sudah cukup banyak dijual di pasaran.

AYO BACA : Polusi Udara Turunkan Kesehatan Rambut? Ini Kata Peneliti

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar