Yamaha

Dicopot dari Direktur TVRI, Helmy Yahya Masih Rapat dengan DPR

  Kamis, 05 Desember 2019
Helmy Yahya. (Ferry Noviandi/Suara.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Dewan Pengawas TVRI mengirim surat pencopotan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya secara mendadak.

Surat Ketua Dewan Pengawas itu menyampaikan SK Dewan Pengawas Nomor 3 Tahun 2019 tanggal 4 Desember 2019 tentang Penetapan Nonaktif Sementara dan Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama LPP TVRI Periode 2017-2022.

AYO BACA : Erick Thohir Bakal Tutup Anak Perusahaan BUMN yang Merugi?

"Menonaktifkan sementara Sdr Helmy Yahya, MPA, Ak, CPMA, Ca sebagai direktur utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia," bunyi surat yang ditandatangani Ketua dewan pengawas lembaga penyiaran publik televisi republik indonesia, Arief Hidayat Thamrin.

Namun, surat bernomor 3 Tahun 2019 itu tidak menjelaskan masalah yang terjadi sehingga Helmy Yahya sebagai Direktur Utama diberhentikan.

AYO BACA : Menteri BUMN Minta Pejabat Garuda Indonesia Mundur Hari Ini

Ditanyai tanggapannya soal surat tersebut, Helmy Yahya berdalih. Adik kandung Tantowy Yahya ini sedang dalam rapat sehingga belum bisa menjelaskan ihwal pemecatannya tersebut.

"Aku lagi meeting sama DPR," ujar Helmy Yahya, seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (5/12/2019).

Namun, Helmy buru-buru meralat hal tersebut. Dia meminta untuk dihubungi kembali malam nanti.

"Sorry..sorry, di DPR, nanti hubungi jam setengah 7-an lah ya," kata Helmy Yahya.

Helmy Yahya selama ini dikenal sebagai presenter terkenal Tanah Air. Lelaki kelahiran Palembang 6 Maret 1962 ini disebut sebagai Raja Kuis dan menjabat Dirut TVRI sejak 29 November 2017.

AYO BACA : Dirut Garuda Indonesia Akhirnya Dipecat

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar