Yamaha

Evakuasi Sarang Tawon di Kabupaten Bandung Meningkat Dua Kali Lipat

  Rabu, 04 Desember 2019   Mildan Abdalloh
ilustrasi. (Pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kejadian orang meninggal akibat disengat tawon menjadikan laporan dan permintaan evakuasi sarang tawon di Kabupaten Bandung meningkat tajam.

Petugas Pusat Pengendali Operasi Dinas Kebakran Kabupaten Bandung Bima Pratama mengatakan, dalam satu hari pihaknya bisa menerima beberapa laporan dan permintaan evakuasi sarang tawon.

AYO BACA : Puluhan Sarang Lebah Predator Dievakuasi di Bekasi

"Akhir-akhir ini laporan dan permintaan evakuasi sarang tawon sangat banyak," tutur Bima, Rabu (4/12/2019).

Dalam satu hari, permintaan yang masuk untuk evakuasi sarang tawon bisa mencapai lima laporan. Pihaknya tidak bisa mengevakuasi seluruh laporan, karena keterbatasan personel.

AYO BACA : Lebah Predator Resahkan Bekasi, Gigit 3 Orang dalam Sepekan

"Biasanya evakuasi dilakukan malam hari," ucapnya.

Untuk melakukan evakuasi, petugas biasanya melakukan pembiusan terhadap tawon yang berada di dalam sarang untuk mencegah terjadinya serangan.

Bima melanjutkan, hingga November jumlah laporan dan evakuasi sarang tawon mencapai 215 laporan. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu.

"Tahun lalu hanya ada 109 laporan. Sengatan memang ada, tapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Bima mengimbau masyarakat yang merasa khawatir dengan sarang tawon bisa melapor kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung untuk dievakuasi.

AYO BACA : Ledakan di Kuningan, Pipa Berisi Racun Tikus untuk Usir Tawon

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar