Yamaha

Armada Terbatas, Sampah di Kabupaten Bandung Tidak Bisa Diangkut

  Selasa, 03 Desember 2019   Mildan Abdalloh
Petugas kebersihan sedang mengangkut sampah. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Sebagian besar sampah di Kabupaten Bandung tidak bisa diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Asep Kusumah mengatakan, setiap hari rata-rata penduduk Kabupaten Bandung memproduksi 0,4 kg sampah. Jika dikalkulasi dengan jumlah penduduk 3,6 juta jiwa, maka terdapat 1,4 ton sampah di Kabupaten Bandung.

AYO BACA : Desa Sayati Akan Benahi Lingkungan dari Masalah Sampah

Jumlah tersebut tidak sebanding dengan kemampuan armada pengangkut sampah yang hanya 100 kendaraan.

"Dengan 100 armada truk pengangkut, hanya bisa membuang sampah ke TPA Sarimukti sebanyak 300-400 ton/hari," tutur Asep, Selasa (3/12/2019).

AYO BACA : Banyak Sampah Menumpuk, Ini Penjelasan DLHK Kabupaten Bandung

Artinya terdapat 1.000 ton sampah yang tidak bisa diangkut ke TPA. Idealnya kata Asep, dengan rasio sampah yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Bandung, pihaknya membutuhkan 750 armada truk sampah.

Untuk menanggulangi sampah yang tidak bisa terangkut, pihaknya terus melakukan pembinaan kepada masyarakat supaya mengolah sampah sendiri.

Salah satunya adalah memberi edukasi kepada masyarakat supaya mengani sampah sejak di rumah tangga dengan cara melakikan pemilahan.

"Sampah organik diolah melalui LCO (Lubang Cerdas Organik), " katanya.

Sementara sampah non organiknya dipilah kembali, sampah yang bisa didaur ulang bisa disimpan atau dijual ke bank-bank sampah.

AYO BACA : Kekurangan Armada Pengangkut, Sampah Kabupaten Bandung 1.440 Ton Per Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar