Yamaha

Rotasi Jadi Kunci Strategi Pelatih Persib di Lima Laga Sisa

  Minggu, 01 Desember 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts kian mengatur strategi untuk memuluskan misi timnya agar finis di lima besar klasemen akhir. Robert masih optimistis untuk bisa menuntaskan misi membawa Persib finis di papan atas klasemen akhir musim Liga 1 2019.

Diketahui, peluang Maung Bandung untuk finis di posisi lima besar Liga 1 2019 memang masih sangat terbuka lebar. Karenanya, pelatih asal Belanda itu pun sudah memiliki beberapa jurus agar Persib bisa terus naik ke papan atas. 

Salah satunya, selain teknis di lapangan, Robert mengakui bakal mengefektifkan rotasi tim. Hal ini guna meminimalisasi perolehan kartu bagi para pemainnya dalam lima laga sisa.

"Iya. (faktornya) pemain kami tidak boleh terlalu banyak mendapat hukuman dan rotasi juga harus dilakukan," ungkap Robert di bandara Husein Sastranegara, Minggu (1/12/2019).

Robert mengaku, rotasi itu sempat diterapkan dalam laga pekan ke-29 Liga 1 2019 kontra Bali United. Kala itu gelandang andalannya, Abdul Aziz justru hanya duduk dan menghangatkan bangku cadangan. Padahal, pemain jebolan Diklat Persib itu kerap menjadi starting XI di putaran kedua.

"Sebagai contoh kalau kemarin Dedi dan Aziz main bersama dan mereka sama-sama terkena kartu kuning, artinya akan ada tiga pemain yang absen. Jadi itu faktor penting. Sekarang Aziz siap untuk bermain dan membantu tim," lanjutnya.

Dalam situasi ini, Robert menyadari, Rotasi menjadi kunci agar timnya bisa tetap memuluskan strategi di lima laga sisa. Karenanya pelatih 65 tahun itu berharap Persib bisa terus meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan.

"Rotasi menjadi faktor penting karena kami punya banyak pemain yang terancam akumulasi kartu kuning," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar