Yamaha

Dosen Unpad Berhasil Gali Potensi Pemuda untuk Wirausaha Pertanian

  Sabtu, 30 November 2019   Fira Nursyabani
Penggagas Kurikulum Kepemudaan bernama The Local Inables berhasil mengantarkan Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Dwi Purnomo meraih penghargaan Anugerah Inovasi di Bidang Pendidikan dari Pemprov Jawa Barat Tahun 2019. (ANTARA News)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dr. Dwi Purnomo, S.TP., M.T., Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad), berhasil mengembangkan pembelajaran terapan berupa kurikulum kepemudaan bernama The Local Enablers.

Ia menuturkan, The Local Enablers merupakan kurikulum khusus yang dibuat olehnya untuk kepemudaan agar bisa mengembangkan wirausaha yang dipadukan dengan para petani.

"Jadi semangatnya, bagaimana para pemuda mau menciptakan produk lokal, tapi juga bisa meningkatkan kapasitas pemuda agar punya dampak positif bagi lingkungan atau komunitas lokal yang dijual dengan nilai yang tinggi. Dan ini juga termasuk kurikulum transformatif di Unpad juga," jelasnya kepada ANTARA.

Dwi menerangkan, penciptaan sumber manusia unggul dapat dilakukan dengan meningkatkan peran para pemuda dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan kekuatan lokal. Kegiatan tersebut terutama dapat dilakukan di bidang agroindustri dengan model bisnis sosial.

Dilansir dari situs unpad.ac.id, diketahui selama enam tahun terakhir, Dwi berupaya membuktikan konsep “The Fruters Model”. Inti dari konsep ini adalah menyambungkan seluruh pemangku kepentingan sepanjang rantai pertanian dengan kekuatan kolaborasi desa-kota dan motor penggerak utamanya adalah pemuda.

"Awalnya secara kecil dikembangkan oleh sebuah komunitas kecil di Jatinangor yang melibatkan mahasiswa Unpad. Kemudian mereka kembangkan dan pola-pola itu direplikasi menjadi besar," kata dia.

Dia mengatakan, hingga saat ini ada 140 kelompok usaha baru di bidang pertanian dan peternakan di Jawa Barat yang digagas dari kurikulum The Local Enablers.

AYO BACA : Hindari Salah Jurusan Kuliah dengan Knowlej.id Karya Mahasiswa Unpad

Dia mencontohkan salah satu komunitas yang berhasil mengimplementasikan The Local Enablers ialah yoghurt ubi ungu yang dikembangkan oleh kelompok mahasiswa Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad.

"Jadi kami mencoba untuk membangunkan model bisnis sosial yang sekarang banyak ditekuni. Jadi tidak hanya aspek ekonomi semata," kata dia.

Dwi bahkan berhasil meraih penghargaan atas inovasinya tersebut. Pada Agustus lalu, ia diganjar penghargaan dari Gubernur Jawa Barat dalam ajang Anugerah Prakarsa dan Inovasi Jawa Barat 2019. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam rangka upacara Ulang Tahun ke-74 Provinsi Jawa Barat di Lapangan Gasibu, kota Bandung, Senin (19/8/2019).

humas-unpad-2019-8-21-Prestasi-Dosen-Unpad-1

Dua dosen Unpad Fedri Ruluwedrata R, dr.,M.Sc., Ph.D. dari Fakultas Kedokteran dan Dr. Dwi Purnomo, S.TP., M.T., dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian berfoto bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai pemberian penghargaan dalam ajang Anugerah Prakarsa dan Inovasi Jawa Barat 2019, Senin (19/8/2019). (Dok. Unpad)

Risetnya yang berjudul “The Local Enablers:  Inovasi Sosial dengan Pendekatan Design Thinking Berbasis The Fruters Model” dibiayai dari pendanaan Riset Hibah Internal Unpad, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, dan Kemenristekdikti RI.

Model tersebut juga telah menjadi input bagi penyelenggaraan pembelajaran transformatif di Unpad bahkan digunakan dibanyak Universitas di Indonesia dalam penyelenggaraan KKN, pembinaan wirausaha sosial, penyelengaaraan inkubasi wirausaha, pelibatan petani dalam pembangunan serta banyak mendatangkan mitra dalam kerja sama nasional dan internasional.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar