Yamaha

Uniknya Brownies Arang Bambu Sarat Khasiat

  Jumat, 29 November 2019   Nur Khansa Ranawati
Risma Silvia menunjukkan Brownies Arang Bambu buatannya. (Ayobandung.com/Nur Khansa)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Sekilas, kue yang berbentuk lingkaran dengan taburan keju di atasnya, terlihat sebagai kue pada umumnya. Namun, warnanya yang sedikit lebih gelap menjadikan kue tersebut tampak dibuat dengan bahan yang tidak biasa.

Kue tersebut dijual di gelaran Bambu Vaganza di area taman depan Gedung Sate sejak Rabu (27/11/2019) hingga Jumat (29/11/2019). Sang pemilik Risma Silvia mengatakan, kue tersebut memiliki kandungan arang bambu di dalamnya.

AYO BACA : Kuliner Bandung: Rasakan Khasnya Rasa Seblak Ooh Bama

Alih-alih menggunakan cokelat atau pewarna makanan, Risma menambahkan serbuk halus arang bambu aktif (charcoal) ke dalam adonan kue tersebut sebagai pewarna alami. Selain itu, serbuk arang bambu tersebut juga memiliki manfaat lainnya.

"Bikinnya seperti membuat brownies pada umumnya, tapi tidak pakai pewarna, haya pakai arang bambu berbentuk serbuk sangat halus. Kemudian disaring pakai kain biar enggak kasar," ungkapnya kepada Ayobandung.com. Dirinya menggunakan takaran satu sendok makan arang bambu untuk satu adonan kue.

AYO BACA : Kuliner Bandung: Sensasi Pedas dan Gurih di Ayam Geprek CikCok

Dirinya mengatakan, arang memiliki manfaat sebagai antibakteri. Bila berbentuk karbon aktif, arang memiliki daya serap yang baik terhadap kotoran sehingga kerap digunakan sebagai masker wajah.

"Kalau di makanan, selain membuat makanan lebih kenyal, arang bambu ini juga bisa menyerap kotoran dari dalam tubuh seperti detoks," ungkapnya.

Penggunaan arang dalam makanan, dia mengatakan, juga telah digunakan oleh para orang tua terdahulu. Salah satu contohnya adalah arang jerami.

"Orang tua dulu masak ketupat pakai arang jerami, fungsinya sama," ungkapnya.

Selain kue arang bambu, dirinya dan sang suami juga berjualan aneka produk olahan bambu lainnya mulai dari tas, aksesoris, hingga peralatan makan sehari-hari. Produk tersebut dibuat di bawah nama "Different Bamboo" asal Desa Sindangsari, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

AYO BACA : Kuliner Bandung: Cilok Mochilok, Bikin Ketagihan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar