Yamaha

Rumah di Patahan Lembang Mesti Tahan Gempa

  Rabu, 27 November 2019   Tri Junari
Patahan Lembang. (Ayobandung.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat meminta warga di sepanjang patahan Lembang untuk mendirikan bangunan tahan gempa. 

Desain rumah tahan gempa ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat reruntuhan bangunan.

Berdasarkan pemetaan wilayah BPBD KBB, ada lima kecamatan yang paling terdampak gempa Sesar Lembang, mulai dari Kecamatan Lembang, Parongpong, Cisarua, Ngamprah dan Padalarang. Kelima wilayah tersebut merupakan lokasi yang paling dekat dengan patahan Lembang.

AYO BACA : LIPKHAS GEMPA: Warga Kira Sesar Lembang adalah Obyek Wisata Baru

"Mereka harus memperhatikan kondisi bangunan, harus membuat bangunan yang sesuai dan layak atau yang tahan dari gempa. Mayoritas korban jiwa dalam kejadian gempa karena tertimpa runtuhan bangunan," ujar Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jabar, Adwin Singarimbun di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (27/11/2019).

Ia mengatakan, rumah yang sesuai standar dan tahan gempa itu di antaranya di dalam tembok rumah harus terdapat besi beton agar strukturnya kuat atau tidak bisa runtuh ketika terjadi gempa akibat Sesar Lembang.

"Sebetulnya hal ini yang paling berat, makanya harus mengetahui dan tanyakan ke ahli, bagaimana dampaknya kalau ada pemukiman yang ada pas jalur Sesar Lembang," katanya.

AYO BACA : Potensi Gempa Sesar Lembang Capai 7 Skala Richter? Ini Penjelasan PVMBG

Pihaknya juga saat ini terus melakukan sosialiasi dan mengimbau warga agar tetap waspada terkait gempa Sesar Lembang tersebut. Menurutnya upaya kesiapsiagaan harus tetap dilakukan oleh warga yang pemukimannya dekat dengan patahan lembang.

"Mereka harus waspada, tapi tidak hanya untuk diri sendiri, tapi harus perhatikan juga kondisi-kondisi bangunan rumahnya," ucap Adwin.

Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo, mengatakan, untuk mengahadapi ancaman Sesar Lembang tersebut pihaknya telah menyusun dokumen Rencana dan Konsep (Renkon) yang difasilitasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Dokumen Renkon ini, meng-skenariokan apa yang harus dilakukan ketika gempa akibat Sesar Lembang terjadi, nanti semuanya akan tergambarkan dalam dokumen Renkon," katanya.

AYO BACA : Antisipasi Sesar Lembang, BPBD KBB Pasang Alat Deteksi Gempa

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE