Yamaha

Genjot Sektor Wisata, Cimahi Ingin Punya Museum Militer

  Selasa, 26 November 2019   Tri Junari
Kepala Disbudpar Kota Cimahi Budi Raharja. (Faqih Rohman/Ayobandung.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Guna menunjang perkembangan wisata di Kota Cimahi, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) berharap bisa membangun bangunan museum yang sepenuhnya dikelola oleh pemerintah.

Museum yang diinginkan oleh dinas tersebut bakal berisikan peralatan dan persenjataan militer, namun berbeda dengan museum militer Pusdikarmed yang saat ini tengah dalam pembangunan.

AYO BACA : Sri Baduga Tak Beroperasi, Kunjungan Wisatawan Purwakarta Turun Drastis

"Kita sudah merencanakan pembangunan museum militer, tapi tidak sama dengan yang di Pusdikarmed. Museum itu buat menunjang pariwisata di Cimahi, biar lebih banyak destinasnya nanti," ujar Kadisbudparpora Kota Cimahi, Budi Raharja saat dihubungi, Selasa (26/11/2019).

Untuk biaya pembangunan museum, pihaknya mengatakan sudah memohon bantuan dana ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

AYO BACA : Konsep Pariwisata Berkelanjutan Dinilai Paling Cocok Diterapkan di Indonesia

"Bakal mengajukan bantuan dana, tapi belum tahu besarannya berapa. Kita juga masih menghitung berapa biaya yang dibutuhkan," tuturnya.

Namun rencana pembangunan museum tersebut bakal terkendala ketersediaan lahan yang bisa digunakan. Sebab hingga saat ini, belum ada lahan yang berpotensi digunakan untuk membangun museum.

"Kendalanya di ketersediaan lahan, soalnya terbatas di Cimahi. Ada lahan bekas rimah desain, tapi tidak bisa dipakai. Berbenturan dengan kebutuhan OPD, karena ada yang perlu buat depo arsip, imah seni, terus BLK. Jadi kita belum diprioritaskan," jelasnya.

Namun pihaknya menargetkan rencana pembangunan museum bisa terealisasi sesegera mungkin. Apalagi, Disbudparpora tidak dilibatkan dalam pengelolaan museum militer Pusdikarmed.

"Paling kita berupaya kerjasama dengan Pusdikarmed untuk jadikan museum mereka salah satu destinasi wisata, sekarang kita sedang buat paket wisatanya, termasuk ke pusdik lainnya dan Cireundeu," tandasnya

AYO BACA : Kurikulum SMK Pariwisata Dinilai Belum Penuhi Kebutuhan Industri

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar