Yamaha

5 Tip Merawat Hijab Agar Tak Mudah Bolong

  Senin, 25 November 2019
[Ilustrasi] Merawat hijab agar tak mudah bolong. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Hijab di bagian dagu biasanya memiliki serat kain yang rusak atau terkoyak. Jika kamu juga mengalaminya, bisa jadi selama ini kamu salah dalam merawat hijab.

Meski cuma selembar kain, merawat hijab tak boleh sembarangan. Salah perawatan bisa membuat hijab cepat rusak dan bolong.

Langkah pertama agar hijab tak cepat rusak adalah dengan memilih hijab yang terbuat dari bahan berkualitas. Secara fisik, kamu bisa melihat hijab yang berkualitas biasanya memiliki serat kain yang rapat, terasa adem atau dingin ketika dipegang, dan tidak menerawang.

Nah, supaya hijab awet dan tidak cepat rusak, coba lakukan 5 tip merawat hijab di bawah ini.

AYO BACA : Tips Hijab dari Tresia D'Kolonial

1. Cuci hijab dengan tangan

Untuk kepraktisan, kamu mungkin sering mencuci hijab dengan cara memasukkannya ke dalam mesin cuci bersama dengan pakaian lainnya. Padahal, karena sifat kain hijab kebanyakan cenderung tipis dan lemas, hijab sebaiknya dicuci dengan tangan untuk mempertahankan keawetannya. Caranya, pisahkan hijab dengan pakaian lagi, rendam sekitar 5-10 menit di dalam air sabun, kucek perlahan, dan bilas hingga bersih.

2. Keringkan hijab di tempat yang teduh

Hijab bermotif atau berwarna akan lebih cepat pudar warnanya jika kamu sering menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Nah, agar warna dan motif hijab kamu awet, mulai saat ini pastikan hanya mengeringkannya di tempat yang teduh, ya.

AYO BACA : Tren Hijab untuk Perempuan Berjiwa Petualang

3. Setrika dengan suhu rendah

Hijab perlu disetrika agar licin dan nantinya mudah dibentuk saat dikenakan. Tapi, hindari menggunakan suhu tinggi saat menyetrikanya. Suhu setrika yang tinggi bisa merusak serat kain dan membuat hijab jadi lebih mudah bolong.

4. Simpan dengan cara digantung

Hijab sebaiknya disimpan dengan cara digantung. Lipatan, selain akan menimbulkan garis permanen di kain hijab yang lama-kelamaan akan membuat hijab jadi sulit dibentuk, juga berisiko membuat kondisi hijab jadi lembap akibat tertumpuk dengan pakaian lainnya.

5. Hindari menggunakan peniti

Mulai saat ini, setop menggunakan peniti untuk hijab. Peniti dapat merusak serat kain hijab sehingga membuatnya jadi lebih cepat bolong. Alternatifnya, kamu bisa menggunakan jarum pentul atau jepit khusus hijab yang tidak merusak tekstur kain hijab.

AYO BACA : Tip Padupadankan Hijab Motif dan Baju yang Sedang Hits

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar