Yamaha

Tangkal Budaya Asing Lewat Wayang

  Minggu, 24 November 2019   Mildan Abdalloh
Pertunjukan wayang golek. (Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wayang merupakan kesenian yang sarat akan nilai-nilai budaya lokal. Dalam pelbagai kisah-kisah dalam lagelaran wayang, selalu menyiratkan nilai-nilai budaya yang luhur bahkan mengajak pendengar untuk mencintai tanah airnya.

Namun, pertunjukan wayang sudah jarang dilakukan di zaman yang serba canggih sepertinsekarang ini. Bahkan menonton wayang berkesan hanya untum generasi tua.

Ditengah gempuran budaya asing, masih banyak pihak yang berupaya mengenalkan kembali wayang kepada generasi muda. Beberapa maestro wayang seperti Asep Sunandar Sunarya berupaya untuk melakukan pembaruan wayang semasa hidupnya, supaya kesenian asli Indonesia tersebut bisa berkembang dan tidak ditinggalkan.

Pihak lain yang juga konsen mengenalkan kembali wayang kepada generasi muda adalah PT Bank Central Asia. Perusahaan yang bergerak dalam perbankan tersebut mempunyai program Wayang For Student

Executive Vice President CSR BCA, Inge Setiawati mengatakan pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus diberi pendidikan. Budaya merupakan fondasi bagi perkembangan pelajar dikemudian hari supaya tidak terlengaruh budaya asing.

AYO BACA : Bandoeng Baheula: Dalang Wayang Golek Sebelum Dinasti Sunarya

"Pesan moral yang disampaikan dalam pagelaran wayang relevan dengan kehidupan hari ini. Pelajar harus lebih mengenal secara mendalam budaya asli Indonesia, khususnya wayang," tutur Inge beberapa waktu lalu.

Menurut catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, wayang telah menjadi salah satu dari delapan elemen budaya yang masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO sejak tahun 2003.

"Wayang dapat berpotensi untuk mengembangkan budaya populer Indonesia. Melalui kegiatan edukasi yang persuasif dan interaktif, wayang dapat mendorong semangat kebhinekaan dan nasionalisme dalam jiwa generasi muda,” katanya.

Dengan demikian, wayang dapat menangkal budaya asing yang selalu mengancam budaya lokal. 

Namun, butuh perjuangan yang berat untuk kembali mengenalkan wayang kepada generasi muda yang sudah mulai terpengaruh dengan kesenian dari luar.

AYO BACA : Bupati Bandung Dorong Dakwah Lewat Wayang Golek

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar