Yamaha Aerox

Gojek Latih 350 Istri Driver Rintis Usaha Kuliner

  Jumat, 22 November 2019   Nur Khansa Ranawati
Kiri ke kanan : Head Regional Corporate Affairs Gojek, Wildan Kesuma, Chef Rama, peserta pelatihan kuliner, Yani, mitra Driver, Irma, Head Consumer Engagement Gojek Jabar Banten, Alvin Sobari dalam konferensi pers Cerdik Berwirausaha dan Belajar bareng GoJek di Hotel Luxton Dago, Bandung, Jumat (22/11/2019). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mitra driver beserta para keluarganya, GoJek menggelar inisiatif regional di wilayah Jawa Barat dan Banten untuk membantu para istri mitra driver Gojek untuk berwirausaha. Program yang merupakan kelanjutan dari GoJek Swadaya ini dinamai Cerdik Berwirausaha dan Belajar.

Dalam program yang dilaksanakan di enam kota meliputi Bandung, Serang, Bekasi, Cirebon, Karawang dan Sukabumi ini, sebanyak 350 istri-istri mitra driver diberi pelatihan memasak hingga berwirausaha bersama chef jebolan salah satu kontes memasak, yakni Chef Rama. Head Consumer Engagement Gojek Jabar Banten, Alvin Sobari mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan membimbing para ibu untuk dapat mandiri dan menghasilkan lewat usaha kuliner.

"Kami mengajak para istri mitra driver untuk belajar wirausaha bersama Chef Rama. Dari situ mereka didaftarkan akun di GoFood untuk menjadi merchant aktif sehingga mereka punya usaha kuliner sendiri tanpa perlu bikin restoran," ujarnya ketika ditemui dalam konferensi pers di Luxton Hotel Dago, Bandung, Jumat (22/11/2019).

Dirinya mengatakan, proses pemilihan para peserta pelatihan tersebut berlangsung secara terbuka dari pengumuman yang diberikan kepada para koordinator komunitas driver. Tak ada persyartaan khusus yang diperlukan untuk mengikuti kelas memasak dan wirausaha tersebut. Namun, mayoritas peserta rata-rata telah memiliki kemampuan dasar dalam memasak.

AYO BACA : Ekspansi Gojek Harumkan Nama Indonesia di Dunia

"Awalnya di slot pertama kita buka untuk 100 orang, ternyata antusiasmenya besar sehingga kita buka lagi untuk 350 orang," ungkapnya.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta diberi pelatihan memasak sejumlah masakan dan minuman yang tengah banyak digemari masyarakat. Mulai dari ayam geprek hingga minuman boba atau bubble drink. Chef Rama mengatakan, selama sesi pelatihan memasak, dirinya banyak menemukan masukan ide-ide menarik dari para peserta.

"Ternyata banyak juga ide menarik dari peserta, seperti boba yang juga bisa pecah di mulut, atau resep nasi akar aplukat dengan kunyit. Saya juga jadi banyak belajar ilmu baru dari sana," ungkapnya.

Setelah mendapat pelatihan memasak, para peserta juga diberi pembekalan ilmu memasarkan produk kulinernya masing-masing mulai dari pengemasan, pemasaran, pemilihan nama hingga siap melayani pesan antar melalui GoFood. Tidak hanya itu, setelah selesai pelatihan, para peserta juga masih dipersilakan untuk terus berkonsultasi pada Chef Rama dan pihak GoJek melalu grup WhatsApp seputar perkembangan bisnis mereka.

AYO BACA : GoJek Latih 60 Driver Bandung Lakukan Pelayanan Prima

"Chef masih akan terus memantau usaha mereka hingga 3 bulan ke depan, bisa konsultasi kapanpun. Upaya untuk mempromosikan usaha para peserta juga dilakukan lewar banner 'Menu Pilihan Chef Rama' di aplikasi," kata Alvin.

Salah satu peserta, Yani mengaku dirinya mengalami peningkatan penjualan setelah mengikuti kelas pelatihan tersebut. Dirinya sehari-hari berjualan nasi kuning dan serundeng dengan kisaran harga belasan ribu rupiah.

Selepas mengikuti kelas, Yani mulai merubah pengemasan nasi kuningnya tersebut menjadi lebih menarik. Harga pun ditingkatkan, namun hal tersebut justru sekaligus meningkatkan jumlah pesanan per-hari karena keterjangkauan konsumen yang lebih luas.

"Awalnya yang mesan tetangga dan teman-teman. Alhamdulillah penjualan meningkat, sekarang mulai banyak yang pesan di GoFood. Awalnya tegang ditunggui driver, tapi sekarang sudah mulai bisa bagi waktu agar mereka tidak nunggu pesanan terlalu lama," ujarnya ketika ditemui dalam kesempatan yang sama.

Belajar Bahasa Inggris

Selain memberikan pelatihan memasak dan berwirausaha, GoJek juga memberi kesempatan bagi anak para mitra driver untuk mengikuti les Bahasa Inggris secara cuma-cuma. Salah satu driver, Irma mengatakan hal tersebut membantu dirinya untuk memberi fasilitas belajar terbaik bagi anak.

"Kita sebagai orangtua ingin yang terbaik untuk anak. Di sini dapat les gratis, sayang kalau tidak diambil. Lumayan kalau bayar sendiri bisa sampai jutaan, anak-anak juga sedang butuh belajar Bahasa Inggris yang sesuai umur," ujarnya.

AYO BACA : Desain Aplikasi Gojek Banyak Ditiru di Afrika dan Amerika Selatan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar