Yamaha

Gelar Musda di Karawang, HIPMI Jabar Siap Memilih Ketua Baru

  Kamis, 21 November 2019   Faqih Rohman Syafei
Ketua OKK BPD HIPMI Jabar, Wawan N. Nurdien. (Ayobandung.com/Faqih Rohman Syafei)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-16. Musda dijadwalkan berlangsung pada 18 Desember 2019 di Kabupaten Karawang.

Ketua OKK BPD HIPMI Jabar, Wawan N. Nurdien mengatakan pada Musda nantinya akan dilakukan pemilihan ketua umum yang baru. Sebanyak empat kandidat calon ketua umum akan bertarung dalam Musda mendatang.

"Dari lima orang yang mendaftar, empat diantaranya lulus validasi dan verifikasi yakni Batara Kartika, Raihan Nuraditya, Jimi Hendrix dan Radityo Egi Pratama," ujarnya kepada ayobandung.com, Kamis (21/11/2019).

Dia menilai pada pemilihan ketua umum tahun ini akan berlangsung sengit dan kompetitif, pasalnya calon yang maju lebih banyak dibandingkan sebelumnya dan juga memiliki pengalaman keorganisasian yang beragam.

"Karena masing-masing calon ketua umum adalah ada Batara Kartika dia masih ketua umum Kota Bandung, kemudian Jimi Hendrix ketua bidang BPD Jabar, Raihan mantan Ketum BPC Purwakarta, Egi mantan Ketum Bekasi Raya," katanya.

AYO BACA : Bahlil Jadi Kepala BKPM, HIPMI Jabar Siap Bantu Tingkatkan Investasi

Namun demikian, kata Wawan diharapkan ketua umum terpilih nantinya dapat membawa kemajuan untuk organisasi dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat, serta dapat bersinergi dengan pemerintah dalam memajukan iklim dan menggalakan wirausaha kepada generasi muda.

"Sekarang HIPMI jadi organisasi yang 'seksi' sebagai organisasi candradimuka calon para pemimpin. Di HIPMI salah satu kadernya, yakni Ketumnya jadi menteri di kabinet sekarang," katanya.

"HIPMI harus jadi terdepan, termasuk anak-anak muda agar mereka menyukai kewirusahaan dan entrepreneurship pastinya arahnya ke startup, karena kita lihat HIPMI banyak kalangan anak muda jadi terdepan," tambahnya.

Dia menambahkan agar Musda ke-16 dapat berjalan lancar dan tanpa intervensi pihak luar, panita akan melakukan pembatasan dengan sistem barcode. Sehingga hanya tamu resmi yang dapat mengikuti jalannya Musda.

"Pastinya ada pembatasan buat meninjau dan pakai sistem barcode masuknya itu, sehingga masing-masing BPC berikan surat peninjau utusan mandat ke kami. Nanti dari panitia akan berikan nametag barcode jadi tanpa itu gak bisa masuk," katanya.

AYO BACA : Hipmi Minta Cabut 54 Daftar Negatif Investasi

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar