Yamaha

Warga Cianjur Cari Mata Air Baru Demi Dapatkan Air Bersih

  Rabu, 20 November 2019   Fira Nursyabani
Warga di sejumlah desa di Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat, menafaatkan lubang di dasar kolam di Kampung Pasirpanjang yang masih menampung air untuk kebutuhan sehari-hari. (ANTARA News/Ahmad Fikri)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Warga di sejumlah desa di Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, hingga saat ini masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Mereka bahkan terpaksa mencari sumber air baru.

"Meskipun di sebagian wilayah Cianjur, sudah mulai hujan, namun di wilayah kami masih kesulitan mendapatkan aia bersih karena kemarau sejak empat bulan terakhir menyebabkan sumber mata air warga mengering," kata Kokom (40) warga Desa Sukamulya, pada wartawan Rabu (20/11/2019).

AYO BACA : Ikan Kena Penyakit Aneh, Petani Cianjur Rugi Puluhan Juta Rupiah

Ia menuturkan, warga terpaksa mencari sumber air baru karena sumur, kolam, dan bak penampungan yang ada di wilayah tersebut sudah tidak menyimpan air sejak masuknya musim kemarau.

Bahkan ribuan kepala keluarga di Desa Sukamulya, harus menggali air dari kubangan di dasar kolam untuk kebutuhan mencuci dan kakus karena air sudah tidak lagi mengalir.

AYO BACA : Tingkat Partisipasi Pilkada Cianjur Selalu Menurun, Bagaimana di 2020?

"Meskipun hujan sempat turun deras beberapa kali, namun tidak sampai tergenang di dalam sumur atau kolam warga. Harapan kami musim hujan segera datang dan untuk sementara ada bantuan air bersih dari pemerintah," katanya.

Hal yang sama tambah dia, juga dialami warga di kampung lainnya seperti di Pasir Panjang Kulon, Pasir Sabuk, dan Sukalaksana. Warga terpaksa mengambil air dari lubang di dalam kolam di Kampung Pasir Panjang yang masih menyimpan air.

Dia menuturkan, tiga lubang di dasar kolam sudah ada sejak empat tahun lalu yang awalnya hanya satu lubang. Sulitnya mendapatkan air membuat warga menggali dua lubang baru agar tidak terjadi antrean panjang.

Aceng (39) warga lainnya, mengatakan kedalaman tiga lubang di dasar kolam itu, hanya setengah meter, namun masih menyimpan air yang cukup banyak untuk kebutuhan warga dari beberapa kampung.

"Untuk mendapatkan air dari lubang tersebut dibutuhkan kesabaran karena airnya cepat habis terkuras, tapi tidak sampai lima menit air akan penuh kembali untuk dapat diambil warga secara bergantian," katanya.

AYO BACA : Terlibat Tawuran, Seorang Pelajar SMK di Cianjur Terluka Parah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar