Yamaha

Trump Cek Kesehatan Mendadak, Warga Amerika Bertanya-tanya

  Minggu, 17 November 2019   Fira Nursyabani
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Instagram/@realdonaldtrump)

WASHINGTON, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan menjalani pengecekan kesehatan tahunan mendadak di Walter Reed National Military Medical Center, pada Sabtu (16/11/2019). Gedung Putih mengatakan, Trump menjalani pemeriksaan singkat serta melakukan beberapa uji laboratorium.

Kunjungan Trump yang tak terduga dan tak terjadwal ke rumah sakit itu mengundang pertanyaan warga AS di media sosial. Pemeriksaan kesehatan tersebut diketahui dilakukan beberapa bulan sebelum jadwal pemeriksaan tahunan yang rutin dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk mengantisipasi tahun 2020 yang akan sangat sibuk, Presiden mengambil kesempatan pada akhir pekan di sini di Washington, D.C., untuk mulai menjalani sebagian pemeriksaan kesehatan tahunan secara rutin di Walter Reed," kata Stephanie Grisham, juru bicara Gedung Putih, dalam pernyataan resminya yang dikutip Reuters.

Ia mengatakan, dalam kesempatan itu Trump juga menemui staf medis dan menyampaikan terima kasih atas dedikasi mereka merawat para tentara yang menderita luka-luka. Trump juga disebutkan bertemu dengan keluarga seorang anggota pasukan khusus AS, yang terluka di Afghanistan.

"Presiden tetap sehat dan energik tanpa ada keluhan, itu terlihat dari penampilannya yang selalu bersemangat dalam rangkaian pidato di depan ribuan warga Amerika beberapa kali dalam seminggu," kata Stephanie.

Ia tidak memberikan keterangan rinci soal jenis pemeriksaan dan tes laboratorium yang dijalani Trump selama kunjungan yang kesembilannya kali di rumah sakit tersebut. Trump juga tidak berbicara kepada media sebelum ataupun setelah kunjungan ke rumah sakit itu.

Gedung Putih biasanya akan menentukan informasi apa yang akan diungkapkan ke publik menyangkut pemeriksaan kesehatan sang presiden. Sementara Trump tidak berkewajiban untuk memberitahukan informasi apa pun soal pemeriksaan tersebut.

Pada Februari lalu, Trump dinyatakan "sangat sehat" oleh dokter Gedung Putih setelah presiden AS itu menjalani pemeriksaan kesehatan selama beberapa jam.

Trump, yang dikenal sebagai penggemar hamburger dan steak, serta tidak suka berolahraga, diketahui berat badannya bertambah pada 2017. Penambahan berat badan itu membuat indeks massa tubuh Trump masuk pada kategori obesitas.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar