Yamaha

Usung Layar Lipat, Motorola Hidupkan Kembali Tipe Razr yang Legendaris

  Jumat, 15 November 2019   Nur Khansa Ranawati
Motorazr. (dok. motorola.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Motorola kembali meluncurkan tipe Razr yang dulu sempat digandrungi di era 2004. Kala itu, Razr V3 sempat merajai pasar ponsel karena bodinya yang tipis dengan desain flip-phone elegan, plus warna-warna yang menarik.

AYO BACA : Amankah Mengisi Daya Baterai Ponsel di Dekat Kasur

Desain flip phone tersebut saat ini dihadirkan kembali pada Razr 2019. Alih-alih berbentuk layar dan keyboard, model terbaru ini mengusung layar LCD 6.2 inci plastic OLED panel  yang dapat dilipat. Razr terbaru ini ditanami Android 9 Pie dan dibanderol seharga lebih dari Rp21 juta pada Januari 2020 mendatang.

AYO BACA : Motorola Rambah Pasar Ponsel Premium 5G

Sebagaimana dilansir dari The Verge, Jumat (15/11/2019), berikut spesifikasi Motorola Razr teranyar :

  • Snapdragon 710 processor
  • 6GB RAM
  • 128GB internal storage
  • 6.2-inch foldable pOLED display (2142 x 876)
  • 2.7-inch Quick View display (800 x 600)
  • 16MP front-facing camera, f/1.7 with Night Vision mode
  • 5MP internal camera
  • 2510mAh battery
  • USB-C
  • eSIM
  • Android 9 Pie
  • Fingerprint reader

Melihat spesifikasi di atas, hal yang menjadi andalan salah satu smartphone termahal di pasaran ini bukanlah kecanggihan performanya, melainkan desain yang unik di bawah merk yang sempat legendaris. Salah satu hal istimewa adalah ketika dilipat, akan tampil layar OLED 2,7 inci yang disebut tampilan quick view.

Tampilan ini memungkinkan penggunanya melihat notifikasi pesan, mengontrol musik bahkan melakukan selfie. Motorola juga bekerja sama dengan Google untuk memungkinkan pengguna beralih aplikasi dari mode tampilan depan ke tampilan utama.

Ada juga layar OLED kaca 2,7 inci kedua yang tertutup di bagian luar yang oleh Motorola disebut tampilan Quick View. Ini dapat menampilkan notifikasi, kontrol musik, dan bahkan mode kamera selfie untuk mengambil keuntungan dari kamera utama yang lebih baik. Motorola juga bekerja dengan Google untuk memungkinkan aplikasi beralih dari tampilan depan ke tampilan utama.

AYO BACA : Motorola Klaim Sebagai Pelopor Ponsel 5G Melalui Moto Z3

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar