Yamaha NMax

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Warga Kabupaten Bandung Pilih Turun Kelas

  Kamis, 14 November 2019   Mildan Abdalloh
Pelayanan di kantor BPJS Kesehatan. (Antara)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kenaikan premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai Januari 2020 memicu banyaknya masyarakat Kabupaten Bandung yang memutuskan turun kelas.

Hari Priadi (65) misalnya, warga Cicalengka tersebut mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Soreang untuk mengurus turun kelas BPJS Kesehatan anaknya.

"Anak saya keluarganya ada tiga orang, jadi berat kalau harus membayar premi seluruh anggota keluarga, karena itu turun kelas," tutur Hari, Kamis (14/11/2019).

AYO BACA : Tunggakan BPJS Kesehatan ke RSUD Kota Bandung Mencapai Rp40 Miliar

Anak Hari pada mulanya daftar BPJS Kesehatan mandiri kelas 1 yang mana tiap bulannya harus membayar premi Rp80.000/orang. Dengan kenaikan premi mencapai 100%, biaya tiap bulan yang harus dibayar menjadi Rp480.000 untuk tiga orang anggota keluarga. Jumlah tersebut dirasa sangat berat. Mereka berencana akan turun kelas dari kelas 1 menjadi kelas 2.

Hal yang sama dilakukan oleh Rustandi, warga Soreang. Pria berusia 39 tahun tersebut berencana menurunkan kelas BPJS Kesehatan dari kelas 1 menjadi kelas 3.

"Anggota keluarga saya ada 4 orang, kalau masih kelas 1 harus bayar Rp640.000/bulan. Sangat berat, apalagi ekonomi sedang sulit begini," ujarnya.

AYO BACA : MPR Minta Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Tidak Dinaikkan

Menurunkan kelas menjadi pilihan masyarakat, mengingat sesuai dengan aturan, masyarakat yang telah terdaftar menjadi peserta BPJS tidak bisa keluar dari keanggotaan.

Kepala BPJS Kesehatan Soreang, Fahrurozi mengakui jika akhir akhir ini pihaknya menenggarai adanya peserta BPJS Kesehatan Soreang yang turun kelas. Namun demikian, pihaknya belum mengetahui jumlah peserta yang turun kelas karena belum melakukan evaluasi.

"Indikasi banyak yang turun kelas memang ada, tapi kami belum melakukan evaluasi. Rekapitulasinya juga dilakukan melalui sistem secara nasional," tutur Fahrurozi.

Turun kelas kata Fahrurozi memang bisa dilakukan, namun bagi peserta yang telah satu tahun.

"Tidak masalah turun kelas juga, asal kepesertaannya telah satu tahun. Kedepan kalau mau naik kelas lagi juga bisa," katanya.

AYO BACA : Peserta BPJS Kesehatan Kelas III Diupayakan Dapat Subsidi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar