Yamaha NMax

Ilmuwan Ungkap Alasan di Balik Gagal Diet, Plus Cara Mengatasinya

  Kamis, 14 November 2019   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi menu makanan program diet. (istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Mengapa banyak orang yang gagal diet? Berbagai aturan ketat telah dijalani, berat badan susut sementara, hanya untuk kembali ke kebiasaan lama.

Bahkan, berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Public Health, hanya kurang dari 1% orang yang kelebihan berat badan dapat mencapai BMI (body mass index, massa tubuh) normal dalam satu tahun. Neurosainstis asal Rochester, Amerika Serikat, Susan Peirce Thompson mengungkap alasannya.

Sebagaimana dikutip dari Dailymail, Kamis (14/11/2019), salah satu hal yang memicu seseorang gagal diet dan kembali pada pola makan yang lama adalah karena kecenderungan makan manusia di era modern. Saat ini, olahan makanan yang mengandung gula dan tepung seolah sulit dihindari, dan banyak orang sudah sangat terbiasa mengkonsumsinya sehari-hari.

Hal ini memengaruhi bagaimana otak manusia bekerja merespon hal tersebut. Bila seseorang kelebihan gula dan tepung, maka kadar insulin dalam tubuh akan naik. Ketika insulin naik, hal tersebut akan memblokir hormon penting yang disebut leptin.

"Leptinlah yang memberitahu otak kita bahwa kita sudah cukup makan, dan karenanya kita berhenti makan. Ketika kita meningkatkan resistensi leptin, otak berpikir bahwa kita sedang terus-menerus kelaparan," ungkapnya.

Hasilnya, rasa "lapar" yang tak terpuaskan tersebut mendorong orang untuk terus menaruh makanan di mulut sepanjang hari. Itulah sebabnya mengapa seseorang sulit untuk menghentikan kebiasaan mengemil terus-menerus.

AYO BACA : 3 Cara Diet yang Bisa Membentuk Otot

Tak hanya itu, terlalu banyak mengkonsumsi makanan olahan dan makanan manis juga membuat otak dibanjiri serangan dopamin, sebuah neurotransmitter yang bereaksi terhadap rangsangan yang menyenangkan seperti gula dan seks.

"Tetapi otak manusia tidak menyukai hal ini secara berlebihan, dan akan mencoba mengurangi sensasinya dengan menipiskan reseptor dopamin. Sehingga, Anda harus lebih banyak memakan makanan manis dan bertepung untuk mendapatkan sensasi yang sama," ungkapnya.

Bagaimana Mengatasinya?

Susan merumuskan terdapat empat aturan makan yang disebut "Bright Line", yang dapat dilakukan untuk menghindari 'lingkaran setan' pola makan yang tidak sehat tersebut. Hal itu meliputi mengeliminasi konsumsi gula, tepung, mengukur porsi makan dan makan tiga kali sehari secara konsisten.

1. Hindari Gula

Ini adalah aturan yang paling penting. Hanya dengan mengeliminasi gula, dia mengatakan, maka otak dan tubuh dapat " pulih" dari kecanduan ngemil.

AYO BACA : Cara Jaga Berat Badan Tanpa Diet

Hal ini berarti menghilangkan konsumsi gula dalam bentuk gula tebu, gula merah, gula icing, madu, agave, sirup mapel, sakarin, NutraSweet, aspartame, sorbitol, stevia dan TruvĂ­a, serta sukrosa dan dekstrosa.

"Semua yang berkahir dengan -ose sebaiknya dihindari, kecuali fructose (fruktosa) yang muncul secara natural dari dalam buah," ungkapnya.

2. Hindari Tepung

Tepung dapat meningkatkan insulin dan menghambat leptin. Hal ini juga yang membuat mengapa begitu banyak orang kecanduan dengan pizza. Kandungan tepunglah terutama yang menyebabkan kecanduan tersebut.

3. Makan Tiga Kali Sehari

Ketika makan secara teratur terlah terprogram di dalam tubuh Anda, hal ini disebut akan menghindarkan Anda dari memakan makanan lainnya di luar jadwal yang telah ditentukan. Makanlah pada saat sarapan, makan siang, dan makan malam.

Makan pun sebaiknya dilakukan di tempat makan, bukan di sofa sambil menonton televisi atau sambil bekerja untuk menghindari makan secara "otomatis" dan memperbesar peluang makan dengan porsi yang lebih banyak dari seharusnya atau memakan makanan yang seharusnya tidak dimakan.

4. Atur porsi makan

Hal ini adalah salah satu hal yang penting untuk memastikan berat badan Anda turun, termasuk bila Anda mengalami obesitas secara genetik. Susan menyebutkan untuk menggunakan skala timbangan makanan digital untuk mengukur asupan makanan ke dalam tubuh setiap harinya.

AYO BACA : Coba Diet dengan 5 Jenis Teh

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar