Yamaha NMax

Tim Hukum HLKI Sebut Ada Dana Tersangka Akumobil di Bank

  Senin, 11 November 2019   Faqih Rohman Syafei
Sejumlah kendaraan melintas di depan salah satu showroom Akumobil yang telah dipasangi garis polidi Jalan Sadakeling, Kota Bandung, Jumat (8/11/2019). Pihak aparat kepolisian mencatat sebanyak 1.742 konsumen menjadi korban penipuan mobil oleh perusahaan jual beli kendaraan murah Akumobil dengan kerugian sekitar ratusan juta rupiah serta Direktur Utama perusahaan tersebut ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat dengan pasal 378 dan 371 KUHP tentang dugaan penipuan. (Kavin Faza/Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Tim hukum Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar, Banten, DKI, Firman Turmantara menyebutkan masih terdapat aset milik tersangka BR Dirut Akumobil di bank.

"Saya dapat informasi ada pergerakan dana di bank Mandiri. Pengalihan dana atas nama yang bersangkutan (BR)," ujarnya saat dihubungi ayobandung.com, Senin (11/11/2019).

AYO BACA : Mediasi Konsumen dan Akumobil Masih Buntu

Dia mengaku mengetahui adanya pergerak sejumlah uang di rekening itu berdasarkan laporan konsumen Akumobil. Namun demikian, dirinya belum bisa menjelaskan lebih detail jumlah uang dalam rekening itu.

"Dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ada informasi seperti itu," kata Firman.

AYO BACA : HLKI Sebut Akumobil Gunakan Skema Ponzi atau MLM

Firman mengatakan sampai sekarang, proses mediasi guna mentutu pengembalian uang para konsumen masih terus berjalan. Tetapi selalu tidak berujung titik terang, bahkan terkesan seperti mengulur waktu.

"Misalnya ada itikad baik harus jelas setiap pertemuan harus ada progresnya. Saya katakan ini mengulur waktu," tuturnya.

Sebelumnya, polisi terus mendalami kasus dugaan penipuan yang dilakukan Akumobil. Bahkan untuk menelusuri aliran uang ribuan konsumen, polisi menggandeng (PPATK).

"Kami lagi dalami perputaran dana (uang konsumen) itu, yang jelas dana ini akan kita minta dari PPATK," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M. Rifai.

Rifai menyebutkan berdasarkan catatan jumlah korban Akumobil terdiri atas 1.342 konsumen mobil dan 408 konsumen motor. Nilai total kerugian di taksir mencapai Rp100 miliar.

AYO BACA : Ketua HLKI Firman Sebut Akumobil Sudah Kantongi 7 Izin

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar