Yamaha Aerox

Bukan Hanya Adu Visi Misi, Pendaftar Cabup ke Golkar Harus Jaring Koalisi

  Senin, 11 November 2019   Mildan Abdalloh
Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung Dadang M Naser.

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- DPD Partai Golkar mulai membuka pendaftaran seleksi bakal calon Bupati Bandung yang akan bertarung dalam Pilkada 2020.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung, Dadang M Naser mengatakan, salah satu yang disyaratkan kepada pendaftar adalah mempunyai visi misi untuk kemajuan Kabupaten Bandung yang diselaraskan dengan partai.

"Visi misinya akan dilakukan uji publik oleh akademisi," tutur Dadang, Senin (11/11/2019).

AYO BACA : Larangan Mantan Koruptor Nyalon di Pilkada Segera Masuk PKPU

Hal yang tidak kalah penting yang harus disiapkan oleh pendaftar Bakal Calon Bupati dari Partai Golkar adalah elektabilitas.

Elektabilitas bukan hanya diukur melalui survei namun komunikasi politik dengan partai lain juga akan menjadi nilai tambah.

"Kandidat punya tugas untuk bersanding dengan partai lain. Harus bisa membawa partai koalisi," ujarnya.

AYO BACA : 4 Orang Ambil Formulir Pendaftaran Bupati Bandung

Bahkan hal yang lumayan berat untuk dilakukan adalah menggaet partai lain untuk bisa berkoalisi tanpa memberikan janji akan diberi kursi wakil bupati.

"Kalau komunikasi dan elektabilitasnya baik, partai lain akan mau berkoalisi tanpa diberi janji. Intinya tanpa diberi janji akan mendapat wakil (bupati) bisa berkoalisi," imbuhnya.

Dadang memaparkan, penentuan bakal calon wakil bupati akan ditentukan oleh DPP Partai Golkar. DPP Golkar berencana melakukan penjaringan bakal calon wakil bupati Bandung pada pekan depan.

"Untuk wakil (bupati) itu bisa internal atau eksternal. Golkar bisa mandiri (tanpa koalisi bisa mengusung pasangan sendiri dengan 11 kursi di DPRD). Tapi koalisi tetap harus dilakukan," tutupnya.

AYO BACA : Bawaslu Bandung Rekrut Kader Pengawasan Partisipatif untuk Pilkada

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar