Yamaha Lexi

Mulai 1 Januari, Merokok Sembarangan Didenda Rp50 Juta

  Jumat, 08 November 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasi dilarang merokok. (Pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM – Mulai 1 januari 2020, perokok sembarangan di Kabupaten Bandung akan dikenakan sanksi, baik pidana maupun denda.

Hal tersebut setelah masa sosialisasi Perda 13/2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) telah dilakukan selama satu tahun.

AYO BACA : Kematian Pengguna Vape di Amerika Jadi Peringatan bagi Indonesia

Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bandung Marlan mengatakan, sosialsi dilakukan setelah pada 8 Desember Perda 13/2017 disahkan oleh DPRD.

"Sebenarnya saat Perda disahkan, sanksi sudah berlaku, tapi fasilitas belum ada, seperti Satgas yang belum terbentuk," tutur Marlan, Jumat (8/11/2019).

AYO BACA : IDI: Rokok adalah Penyebab Utama Stroke

Karena itu, selama satu tahun terakhir, Pemkab Bandung memanfaatkannya dengan melakukan sosialisasi Perda KTR kepada masyarakat, sambil menyiapkan pembentukan Satgas.

"Per 1 Januari 2020, kami akan melakukan Perda KTR," ujarnya.

Dalam penegakan Perda, sanksi yang diberikan bervariasi, mulai dari teguran, peringatan tertulis, sampai pidana.

"Untuk pidana, diberlakukan Tipiring (Tindak Pidana Ringan). Hukumannya maksimal 7 hari kurungan, atau denda maksimal Rp50 juta," ujarnya.

Marlan berharap dengan diberlakukannya Perda KTR, tidak ada lagi masyarakat yang merokok sembarangan.

AYO BACA : Kantor Sri Mulyani Didemo, Tolak Kenaikan Cukai Rokok

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar