Yamaha Lexi

Ketua HLKI Firman Sebut Akumobil Sudah Kantongi 7 Izin

  Kamis, 07 November 2019   Faqih Rohman Syafei
Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar, Banten, DKI, Firman Turmantara. (Faqih Rohman Syafei/Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Terdapat kejanggalan dalam kasus dugaan penipuan yang dilakukan Akumobil. Salah satunya terkait klaim Akumobil yang telah mengantongi izin dari sejumlah instansi pemerintah. 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar, Banten, DKI, Firman Turmantara. Dia menemukan bukti bahwa Akumobil telah mengantongi izin dari 6 - 7 lembaga negara salah satunya dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bukti tersebut, kata Firman diketahuinya dari sejumlah berkas-berkas konsumen Akumobil ketika berkonsultasi. Bahkan dalam berkas tersebut, terdapat legalitas Akumobil yang telah diterbitkan OJK. 

AYO BACA : 1.742 Konsumen Jadi Korban Akumobil, Total Kerugian Capai Rp100 Miliar

"Saya sudah memperoleh bukti ini, OJK saya nyatakan sudah memberikan izin. Melihat data dari data konsumen, paling tidak 6 -7 instansi pemerintah yang di klaim sudah memberikan izin paling tidak OJK sudah melihat surat berikan izin. Meskipun OJK sendiri membantahnya," ujarnya saat ditemui Ayobandung.com, Kamis (7/11/2019).

Dia menyebutkan pihaknya kini tengah menelusuri sejumlah instansi lainnya yang telah memberikan izin pada Akumobil. Menurut Firman, instansi-instansi negara ini harus ikut bertanggung jawab dalam kasus ini. 

"Secara yuridis formal, lembaga-lembaganegara ini harus bertanggungjawab tidak bisa lepas tangan. Tentunya berkaitan dengan izin lembaga negara tidak lepas dari pengawas pelayanan publik," katanya.

AYO BACA : Konsumen Akumobil Tunjuk Firman Turmantara sebagai Kuasa Hukum

Terkait dengan sanggahan OJK Jawa Barat yang menyebutkan Akumobil tidak terdaftar, Firman menilai adanya bentuk kelalaian sehingga tidak mengetahui adanya izin yang dikeluarkan oleh OJK Pusat. 

"Kalau OJK Jabar bantah tentunya kami akan klarifikasi lagi. Kenapa OJK Jabar membantah, berarti kan manajemen di OJK kurang profesional. OJK regional gak tahu ini lucu," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala OJK Jawa Barat, Triana Gunawan menegaskan perusahaan Akumobil tidak pernah terdaftar dan tidak diawasi oleh OJK. Pasalnya Akumobil tidak bergerak di bidang industri keuangan.

"Tidak pernah terdaftar di OJK dan diawasi oleh OJK. Kami katakan bahwa tidak urusan dengan OJK, karena Akumobil bukan perusahaan jasa keuangan," ujarnya. 

Dia menambahkan Akumobil merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan. Sedangkan izin yang dikantonginya, berasal dari Satgas Waspada Investasi (SWI).

AYO BACA : HLKI Terima Aduan Konsumen Korban Dugaan Penipuan Akumobil

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar