Yamaha Lexi

Enggan Bayar KDN Rp3,2 Miliar, Sarimukti Tutup Akses Sampah Kota Bandung

  Jumat, 01 November 2019   Tri Junari
Ilustrasi TPA Sarimukti. (istimewa)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM--DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengancam akan menutup akses pembuangan sampah Kota Bandung ke TPA Sarimukti jika tunggakan Kompensasi Dampak Negatif (KDN) tonase senilai Rp3,2 miliar tidak dibayar. 

Ketua Komisi III DPRD KBB, Iwan Ridwan menegaskan, jika tidak ada itikad baik dari pemkot bandung untuk segera membayar tunggakan, pihaknya mengancam akan menjegal truk sampah dari Kota Bandung masuk Sarimukti.

AYO BACA : Truk Dicegat, Sampah Kabupaten Bandung Tak Bisa Dibuang ke Sarimukti

Iwan menyampaikan, Komisi III bersama tiga desa yang terkena dampak negatif sampah yakni, Desa Sarimukti, Desa Rajamandala, dan Desa Mandalasari Kecamatan Cipatat sepakat akan bersikap tegas jika Kota Bandung keukeuh enggan membayar. 

"Apabila tidak menerima penyampaian hasil sidak kami di lokasi, secepatnya TPA akan ditutup khusus untuk Kota Bandung berdasarkan kesepakatan dewan dengan tiga kepala desa," ujarnya kepada Ayobandung.com di Kantor DPRD KBB, Jumat (1/11/2019).

AYO BACA : Buang Sampah ke Sarimukti Sampai 18 Jam

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) dan juga hasil sidak Komisi III, sejak tahun 2013 Pemkot Bandung tidak mau membayar KDN tonase sampah sebagai kewajibannya dan hanya membayar untuk KDN ritasenya saja. 

"Dari catatan Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR), Kota Bandung setiap tahun untuk tonase pembayarannya selalu tidak pernah lunas. Akhirnya sampai tahun ini terakumulasi menjadi Rp 3,2 miliar," kata Iwan. 

Menurut Iwan, pada tahun 2006 sampai 2013 untuk KDN Ritase dan tonase sampah dibayarkan kepada masyarakat berdasarkan komitmen ke PD Kebersihan yang waktu itu bertempat di Kota Cimahi. 

Akan tetapi setelah diterbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur tentang KDN Ritase dan Tonase, Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyerahkan masalah KDN Ritase dan Tonase tersebut kepada Pemda KBB.

"Nah untuk KDN ritase besarannya Rp 15 ribu/ton, kalau dari KDN tonasi Rp 7.500/ton berdasarkan Pergub, itu," katanya.

AYO BACA : KBB Dijatah 75 Ton Buang Sampah ke Legok Nangka

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar