Yamaha Lexi

Diet Air Putih Buruk untuk Tubuh, Ini Penjelasannya

  Kamis, 31 Oktober 2019   Suara.com
Ilustrasi diet air putih. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Secara garis besar, ada dua jenis diet, yakni sehat dan tidak sehat. Diet sehat tidak menimbulkan tubuh kekurangan nutrisi. Sebaliknya, diet tidak sehat cenderung berisiko buruk. Untuk diet air putih masuk ke golongan yang kedua.

Diet air putih belakangan menjadi tren. Namun, diet tersebut termasuk kategori diet ekstrem.

AYO BACA : 4 Manfaat Beras Merah untuk Diet

Pada dasarnya, diet air putih mengharuskan seseorang hanya minum air selama beberapa hari. Asupan lain seperti buah dan sayuran baru boleh ditambahkan begitu berat badan terlihat turun.

"Ini hanya nama lain untuk puasa," kata ahli diet terdaftar dan salah satu pendiri Appetite for Health, Julie Upton, seperti dikutip dari Today.

AYO BACA : Amankah Diet IU yang Merupakan Jenis Diet K-Pop?

Menurut Julie, diet air putih adalah cara yang buruk untuk menurunkan berat badan.

"Anda akan sangat lapar dan kembali lagi ke pola makan normal setelah mencoba ini dan Anda akan menambah berat badan lagi," tuturnya.

Menerapkan diet air putih cukup berisiko. Sebab ketika asupan utama tubuh adalah air, tubuh akan kehilangan nutrisi penting yang dibutuhkan. Tingkat metabolisme tubuh pun akan turun secara signifikan.

Hasilnya, diet air putih hanya akan memberi hasil jangka pendek. Tubuh akan kehilangan berat badan namun sebagian besar adalah air, bukan lemak.

"Anda kehilangan lebih banyak otot dibandingkan dengan orang yang kehilangan berat badan dari pengurangan kalori yang direkomendasikan 500-800 kalori per hari dari asupan normal mereka," ujar Julie Upton.

AYO BACA : Manfaat Lemon, Menyerap Zat Besi Hingga Lawan Asma

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar