Yamaha

[Lipkhas] Stadion GBLA yang 'Terlupakan' untuk Piala Dunia U-20

  Selasa, 29 Oktober 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Potret kondisi stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Kota Bandung, Selasa (16/7/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- FIFA akhirnya menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dalam council meeting di Shanghai, Kamis (24/10/2019). Dalam bidding tersebut, Indonesia berhasil mengalahkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Myanmar, Thailand, Brasil, serta Peru.

Untuk menunjang perhelatan Piala Dunia U-20 2021, PSSI telah menyiapkan 10 stadion, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Kabupaten Bogor), Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Kabupaten Bekasi), Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung).

Selain itu, ada juga Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali), dan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang).

Meski begitu, dari sederet nama, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, tidak masuk menjadi salah satu kandidat tempat penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia U20 tahun 2021.

AYO BACA : Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Kalahkan Brazil dan Peru

Disinyalir salah satu alasannya lantaran masih ada sengakrut penyerahan masalah aset antara Pemkot Bandung dan pihak ketiga.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyayangkan stadion di Kota Bandung tidak dipilih oleh PSSI. Padahal, Yana mengklaim GBLA dibuat dengan standar internasional.

Diketahui stadion yang terletak di wilayah Gedebage itu memang sedang bermasalah hingga saat ini. Salah satunya, terkait penyerahan aset dari PT Adhi Karya selaku kontraktor pembangunan stadion seharga Rp545 miliar itu ke Pemkot Bandung. 

Kendati demikian, Yana tetap berharap stadion berkapasitas 38.000 kursi itu bisa dilirik sebagai venue pertandingan. Secara kondisi Yana menilai stadion tersebut masih cukup layak.

AYO BACA : Jokowi Bocorkan 10 Stadion untuk Piala Dunia U-20, Tak Ada GBLA

"Ya sebenarnya kita masih berharap (jadi kandidat venue) karena (Piala Dunia) kan masih di 2021. Kalau secara standarnya GBLA ini memungkinkan, hanya masih ada masalah," ungkap Yana, Jumat (25/10/2019).

Namun, Yana berjanji akan segera menyelesaikannya masalah tersebut. Dengan harapan, setelah masalah usai, pemerintah Kota Bandung bisa mengajukan GBLA sebagai venue untuk Piala Dunia U-20 2021 kepada PSSI.

Sebelumnya, Pemkot menargetkan proses pengalihan aset bisa dilakukan November 2019. Hanya saja, diprediksi realisasinya akan mundur.

"Insyaallah secepatnya, karena 'bola'-nya ada di pihak lain, bukan di kita. (November) mudah-mudahan kita upaya terus. Tapi ini berbicara lelang, kan, harus sekian bulan, mungkin bergeser karena titik awalnya dari proses serah terima dulu," katanya.

Pemkot Bandung, kata Yana, akan tetap akan berusaha menawarkan GBLA sebagai lokasi Piala Dunia U-20 ketika bebas masalah. Dia juga memastikan akan terus berupaya agar Stadion GBLA bisa dimanfaatkan.

Pihaknya akan mencoba untuk mempercepat proses serah terima aset dengan PT Adhi Karya.

"(Setelah selesai) Ya kita ajukan saja tetap kita di-pitching ya (untuk menjadi venue Piala Dunia). Waktu itu sih katanya pernah ada yang lihat juga (inspeksi dari FIFA) cuman soal status ini yang masih penghalang. Tapi kita upaya lah, karena sayang juga stadion udah bagus. Kita ikhtiar dulu lah, selesaikan semua masalah, dan bagaimana kita bisa meyakinkan PSSI termasuk juga FIFA-nya," katanya.

AYO BACA : Persiapan Piala Dunia U-20, 4 Stadion di Jabar Akan Berstandar FIFA

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar