Yamaha

DJP Jabar I Bidik 1 Juta Wajib Pajak Baru

  Senin, 28 Oktober 2019   Dadi Haryadi
Seminar Refleksi Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2019 dan APBN Tahun Anggaran 2020 di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Senin (28/10/2019).

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Kanwil DJP Jawa Barat I terus berupaya mendorong penerimaan pajak melalui penambahan jumlah wajib pajak baru.

Kabid Data Pengawasan Potensi Perpajakan (DP3) DJP Jabar I, Arif Priyanto mengatakan berdasarkan perhitungan TCR (Tax Coverage Ratio) tahun 2019 yang bersumber dari data kependudukan BPS Jawa Barat, masih terdapat potensi 1.041.777 Wajib Pajak OP Baru.

"Kami menghitung ada potensi penambahan jumlah wajib pajak, jadi masih ada peluang meningkatkan penerimaan pajak dari bertambahnya jumlah penduduk," ujar Arif saat Seminar Refleksi Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2019 dan APBN Tahun Anggaran 2020 di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Senin (28/10/2019).

AYO BACA : Penerimaan Pajak Jabar I Tumbuh Tipis di Tengah Melemahnya Ekonomi

Dia menjelaskan target penambahan 1 juta wajib pajak tersebut diharapkan bisa tercapai 2-3 tahun kedepan. Penambahan WP juga diharapkan bisa terus meningkat seiring adanya insentif pajak, salah satunya penurunan tarif pajak bagi pelaku UMKM dari 1% menjadi 0,5%.

Menurutnya, sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya pajak kepada masyarakat harus terus digenjot agar semua orang bisa menjadi pahlawan dan berkontribusi terhadap pembangunan.

Meski demikian, kata dia, penambahan wajib pajak dihadapkan sejumlah tantangan mulai dari keterbatasan jumlah petugas pajak untuk menjangkau pelosok daerah.

AYO BACA : Kepatuhan Pajak Masyarakat Masih Rendah

Selain itu, peningkatan jumlah wajib pajak juga akan dikhawatirkan membuat pengawasan menjadi lemah karena beban petugas yang semakin besar.

"Agar pengawasan tidak menjadi lemah, maka petugas akan dibantu dengan teknologi dan mesin-mesin penunjang lainnya," kata Arif.

Sementara itu, tren penerimaan pajak Kanwil DJP Jawa Barat I 4 tahun terakhir dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018 menunjukkan  tren fluktuatif. Secara umum pertumbuhan penerimaan 4 tahun terakhir mengalami tren positif, kecuali pada tahun 2016 pertumbuhan penerimaan turun sebesar 1,95%.

Realisasi penerimaan per jenis pajak per 24 Oktober 2019 adalah sebesar Rp22,46 trilliun dengan pencapaian sebesar 64,55% dari target Rp34,80 trilliun.

Kontribusi penerimaan pajak per jenis pajak didominasi oleh PPh Non Migas sebesar Rp 12.11 trilliun atau sebesar 68,58%. Untuk kontribusi penerimaan per sektor utama sebagian besar mengalami pertumbuhan positif, kecuali industri pengolahan dan konstruksi mengalami pertumbuhan negative masing-masing sebesar 0,16% dan 8,15%.

Adapun kepatuhan pembayaran WP Baru OP Non Karyawan dan Badan untuk tahun 2019 sampai dengan 12 Agustus 2019 mencapai 92,26%.

AYO BACA : Kanwil DJP Jawa Barat I Beri Penghargaan Untuk KPP Terbaik 2019

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar