Yamaha

Suhu Tembus 39,5 C, Ini 3 Penyebab Cuaca Panas Menurut BMKG

  Jumat, 25 Oktober 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasi -- Warga menghindari panas sinar matahari saat beraktivitas di Kota Bandung, Kamis (24/10/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

PASIRJAMBU, AYOBANDUNG.COM -- Dalam beberapa pekan terakhir, cuaca di Kota Bandung relatif panas, bahkan hal ini terjadi seluruh Indonesia. BMKG menyebut cuaca panas yang terjadi saat ini disebabkan oleh tiga hal.

"Ada tiga hal yang menjadi penyebab cuaca panas saat ini. Satu karena tameng awan yang ada di langit kita tidak ada," tutur Kepala BMKG Dwikorita Karnawati selepas peresmian alat pendeteksi gempa di Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jumat (25/10/2019).

Musim kemarau yang berkepanjangan saat ini, kata Dwikorita, menyebabkan pembentukan awan di Indonesia termasuk Kota Bandung belum optimal.

AYO BACA : Kuliner Bandung: 5 Tempat Makan Eskrim Enak di Bandung

Kondisi tersebut menyebabkan sinar matahari langsung turun ke permukaan bumi tanpa ada penghalang.

Awan merupakan salah satu tameng untuk menutupi sinar matahari. Sinar matahari yang langsung turun ke permukaan menjadikan suhu menjadi meningkat.

Penyebab kedua tingginya suhu yakni musim panas di Australia. Di saat bersamaan, angin bertiup dari benua Australia. Udara bawaan dari negeri kanguru yang kering dan panas, mempengaruhi suhu di Indonesia.

AYO BACA : Suhu Panas hingga 39,6 Celsius Masih Terjadi Sepekan ke Depan

Penyebab ketiga yaitu posisi semu matahari. Dijelaskannya, saat ini posisi matahari berada tepat di selatan khatulistiwa.

"Posisi semu matahari yang berada tepat di selatan khatulistiwa dan langsung masuk ke permukaan menjadikan udara terasa lebih menyengat," ujarnya.

Dengan tiga kondisi tersebut, udara di Indonesia menjadi lebih tinggi. Bahkan di Makassar, kata Dwikorita, sempat menembus 39,5 derajat Celcius.

"Kami imbau masyarakat untuk banyak minum supaya terhindar dari dehidrasi. Kurangi aktivitas di bawah terik matahari," tutupnya.

AYO BACA : Cuaca Panas Ekstrem, Hati-hati Penyakit dari Nyamuk

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar