Yamaha

Kerap Tampil Moncer di Lini Tengah, Abdul Aziz Enggan Jemawa

  Jumat, 25 Oktober 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz, mulai tampil moncer dengan Maung Bandung. (Ayobandung.com/Eneng Reni)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Gelandang muda Persib Bandung, Abdul Aziz, mulai mendapatkan kesempatan bermain di tangan pelatih Robert Alberts. Dia pun kerap tampil moncer di lini tengah. Namun, Aziz enggan jemawa.

Abdul Aziz mulai mulai bisa bersaing dengan gelandang Persib lainnya. Aziz mulai unjuk gigi dengan aksi-aksi magisnya di lapangan. Bahkan, kepiawaan Aziz sempat membuat decak kagum bobotoh. 

"Ya, alhamdulillah banyak apresiasi dan dukungan juga dari bobotoh. Tanggapi positif saja. Dan selalu jadi acuan untuk Aziz lebih baik ke depannya," ungkap Aziz.

Aziz mulai mencicipi kompetisi tertinggi Indonesia dengan Persiba Balikpapan musim 2016.

AYO BACA : Persib Jadi “Musafir”, Supardi: Pemain Bukan Mesin

Aziz juga sempat berlabuh ke klub Kalimantan Timur lainnya, Borneo FC, musim 2017. Kala itu, potensi besarnya masih belum keluar karena sering mengisi bangku cadangan. 

Sementara itu, musim 2018, Aziz menangguk menit bermain yang banyak di PSMS Medan. Namun, tim yang saat itu ditangani Djadjang Nurdjaman harus turun kasta ke Liga 2.

Di 2019, Aziz dibidik klub tanah kelahirannya, Persib Bandung. Dia pun resmi bergabung di musim tersebut.

Kini, gelandang bernomor punggung 8 ini kian percaya diri membela Persib. Aziz mengaku siap kembali diturunkan pada semua laga untuk memperkuat lini tengah Maung Bandung. 

AYO BACA : Umuh Muchtar Wacanakan Persib vs Persija Berlangsung di Bali

Meski begitu, gelandang berusia 25 tahun itu mengaku masih memiliki kekurangan. Ia belum puas dengan penampilannya dan akan terus mengevaluasinya.

"Paling evaluasi kesalahan mendasar seperti salah kontrol dan kehilangan bola, passing juga selalu menjadi evaluasi bagi Aziz, dan selalu memberikan kontribusi lagi buat tim," lanjutnya.

Memasuki paruh dua musim 2019, lini tengah Persib Bandung terlihat semakin solid. Kehadiran gelandang asing berdarah Swedia dan Filipina, Omid Nazari, seolah menjadi rekan klop untuk Abdul Aziz.

Diakui Aziz, berduet dengan Omid membuatnya nyaman dan bisa lebih percaya diri.

"Ya, duet dengan Omid sedikit lebihnya Aziz bisa mengeluarkan karakter dan gaya bermain Aziz. Cuma belum sepenuhnya karena masih menyesuaikan dengan instruksi dari pelatih. Dan untungnya kami bisa saling menutup kukurangan," lanjut Aziz.

Kendati demikian, Aziz menegaskan, dirinya siap dan merasa klop bila dipasangkan dengan pemain mana pun. Aziz menilai, semua gelandang yang ada di skuat Maung memiliki kualitas yang sama. 

"Tapi, tidak penting sebenarnya main sama siapa. Sama saja, semua gelandang punya kualitas yang sama. Mau main sama siapa juga Insyaallah sudah merasa klop di tim ini," ujarnya.

AYO BACA : Ini Penyebab Persib Kesulitan Jebol Bhayangkara FC

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar