Yamaha

Kades: Floodway Cisangkuy Sebabkan Jalan Rusak dan Rumah Warga Retak

  Kamis, 24 Oktober 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasi alat berat. (Dok. Ayobandung.com)

KATAPANG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Agus Tajudin meminta kontraktor proyek Floodway Cisangkuy memperbaiki kerusakan infrastruktur yang diakibatkan oleh proyek tersebut.

Agus mengatakan, pengerjaan Floodway Cisangkuy membuat infrastruktur jalan di desa tersebut mengalami kerusakan. Pasalnya, aktivitas kendaraan proyek dan alat berat diketahui menggunakan jalan umum.

"Karena sering dilalui kendaraan proyek dan alat berat, jalan jadi rusak berat sepanjang 3 KM," tutur Agus, Rabu (23/10/2019).

AYO BACA : Bupati Bandung Berharap Pilkades Berjalan Sukses Tanpa Ekses

Jalan yang rusak membuat aktivitas warga menjadi terganggu. Bahkan saat musim hujan, lumpur memenuhi jalan dan tidak jarang mengakibatkan kecelakaan.

"Banyak warga yang mengalami ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) karena debu," ujarnya.

Tidak hanya itu, Agus menyebut 10 rumah warga juga retak-retak akibat getaran alat berat dan truk pengangkut yang lalu lalang setiap hari. "Memang sebagian sudah diperbaiki, tapi baru 3 rumah, sisanya baru diberi janji," kata dia.

AYO BACA : Gunung Malabar Bandung Kembali Terbakar

Dia berharap pihak kontraktor yang mendapat pekerjaan dari balai besar wilayah sungai (BBWS) segera melakukan perbaikan infrastruktur. "Kalau harus nunggu sampai proyek selesai, waktunya terlalu lama. Infrastruktur akan rusak lebih parah," tutur Agus.

Humas PT BRP selaku kontraktor proyek Floodway Cisangkuy, Haris, mengakui jika selama ini pihaknya menggunakan jalan umum untuk aktivitas kendaraan proyek. Hal tersebut dikarenakan, jalan inspeksi BBWS masih belum dibuka karena terkendala pembebasan lahan.

Dia juga berjanji akan segera melakukan perbaikan jalan yang diakibatkan proyek pembangunan Floodway Cisangkuy. "Akan segera kami perbaiki, setelah pembebasan lahan dan jalan inspeksi dibuka. Pembebasan lahan untuk jalan inspeksi tinggal beberapa bidang lagi," ujarnya.

Bahkan, kata dia, dana pengganti pembebasan lahan telah dititipkan di pengadilan. Jika jalan inspeksi telah dibuka, aktivitas kendaraan proyek tidak akan menggunakan jalan milik umum.

AYO BACA : Sahrul Gunawan Dianggap Miliki Nilai Plus di Pilbup Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar