Yamaha

D'Lanier, Cokelat Olahan Bandung yang Merambah Singapura

  Rabu, 23 Oktober 2019   Nur Khansa Ranawati
Gerai D'Lanier di mal Paris van Java Bandung. (Ayobandung.com/Nur Khansa)

SUKAJADI, AYOBANDUNG.COM -- Tak hanya aneka kopi, bisnis kuliner cokelat juga ternyata bisa berkembang sukses di Kota Bandung. Meskipun kebun dan penanamannya harus didatangkan dari luar pulau, namun dengan pengolahan yang pas, aneka kuliner cokelat dapat menemukan pasarnya tersendiri di kota kembang.

Seperti yang dirintis D'Lanier Chocolate, bisnis cokelat asal Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, sejak 2016.

D'Lanier merupakan bisnis yang berfokus memproduksi berbagai aneka olahan kudapan cokelat, seperti wafer, cokelat butir, praline, hingga camilan sehat seperti manisan dan granola.

Selain itu, D'Lanier menyajikan minuman cokelat yang dibuat ala cokelat Belgia yang kental dan tidak terlalu manis.

Kini, warga Kota Bandung dapat mencicipi berbagai kudapan cokelat tersebut di gerai D'Lanier yang terdapat di mal Paris van Java dan 23 Paskal.

AYO BACA : Kuliner Bandung: 5 Tempat Makan Eskrim Enak di Bandung

Marketing Manager D'Lanier Chandra Daru mengatakan, cokelat yang disajikan terdiri atas 19 varian rasa. Mulai dari varian rasa cokelat standar hingga yang cukup unik seperti bebagai rasa buah.

"Cokelat yang kita pakai beda dengan yang ada di supermarket. Kita pakai cokelat premium couverture, bukan compound. Tapi memang risikonya lebih cepat meleleh," ungkapnya kepada Ayobandung.com, Rabu (23/10/2019).

Adapun cokelat couverture terbuat dari campuran cocoa butter (lemak kakao) dan cocoa mass. Chandra mengatakan, cokelat yang digunakan D'Lanier seluruhnya berasal dari kebun lokal.

"Biji cokelatnya diambil dari berbagai tempat di Indonesia, paling banyak dari Banyuwangi," jelasnya.

Beberapa produk yang menjadi best seller-nya saat ini adalah cokelat tiramissu, praline almond dan mangga, juga minuman cokelatnya. Chandra mengatakan, minuman cokelat yang disajikan memiliki keistimewaan rasa karena berasal dari cokelat batangan yang dilelehkan.

AYO BACA : 5 Tempat Makan Sate Paling Hits di Bandung

Ketika Ayobandung.com mencicipi Belgian Style Iced Chocolate Drink-nya, rasa cokelatnya cukup pekat bila dibandingkan dengan minuman cokelat sejenis.

Meski demikian, minuman ini terbilang cocok bagi Anda yang tidak terlalu menyukai rasa manis. Teksturnya cukup kental dan creamy, dengan tambahan satu scoop eskrim vanila di atasnya. Minuman ini dibanderol dengan harga Rp29.000.

Saat ini, Chandra mengatakan, produk D'Lanier dapat dinikmati di gerai-gerai di Kota Bandung, Medan (SUN Plaza), dan Singapura.

"Cokelat kita juga sudah dipasarkan di Singapura," ungkap Chandra.

Produk-produk cokelat D'Lanier dapat dijumpai di beberapa concept store bertemakan gaya hidup sehat seperti Mahota Commune.

Chandra juga menyebutkan, ke depannya, D'lanier akan menjajaki kerja sama dengan beberapa negara lainnya seperti Belanda.

"Kita juga sempat ngasih produk kita ke sana. Tapi kita masih berpikir mana yang paling potensial, enggak buru-buru," ungkapnya.

AYO BACA : Mi Kocok Pak Mustofa Habiskan 300 Porsi per Hari

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar