Yamaha Lexi

Usai Erupsi, Ada Pesona Baru di Kawah Tangkuban Parahu

  Rabu, 23 Oktober 2019   Tri Junari
Kaldera baru Gunung Tangkuban Parahu. (ayobandung.com/Tri Junari)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM--Selama 86 hari mengalami peningkatan aktivitas erupsi freatik, dasar Kawah Ratu Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu di Lembang Kabupaten Bandung Barat menampakkan pesona baru melebarnya lubang kawah dan munculnya objek kaldera mini berwarna hijau keemasan. 

Peneliti PVMBG di Pos pantau Tangkuban Parahu, Asep Saefulloh menilai, secara visual permukaan kawah ratu kini lebih tebal diselimuti abu vulkanik. Jika sebelum erupsi lubang kawah tidak terlihat kini lubang tempat keluarnya letusan menganga cukup besar. 

Disamping itu, sisa peningkatan aktivitas vulkanik juga terlihat pada sekitar lubang magma berupa gundukan material pasir yang naik bersama semburan aktivitas erupsi menyerupai kaldera kecil. 

"Kalau kita lihat sepintas seperti kawah baru, padahal itu lubang erupsi yang membesar, sebelum erupsi lubang itu tidak terlihat,"ungkapnya saat ditemui Ayobandung.com, Rabu (23/10/2019).

Yang tak kalah mempesona, pada permukaan kaldera mini itu juga diselimuti paparan belerang berwarna hijau keemasan. Visual kawah ini unik karena sebelum erupsi hanya berupa depresi rata dan melingkar di permukaan tanah saja. 

"Yang hijau itu belerang yang masih pekat, makanya jika biasanya terlihat putih kini berwarna sedikit hijau di permukaan tanahnya,"sebut dia. 

PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) sebagai pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu bergerak cepat dengan membuka loket kunjungan bagi wisatawan sejak Senin (21/10/2019). 

Hari pertama dibuka semenjak 26 Juli 2019 ditutup, wisatawan langsung menyerbu objek wisata yang menjadi ikon Jawa Barat ini.

Direktur Utama PT GRPP, Putra Kaban mengatakan, setelah dinyatakan aman dikunjungi wisatawan pada hari pertama mulai banyak yang datang ke TWA Tangkuban Parahu. 

Menurut Kaban, selain kunjungan wisawatan domestik, tercatat puluhan orang turis asing berkunjung untuk melihat Kawah Ratu, kunjungan utama di TWA Gunung Tangkuban Parahu. 

Ada juga pengunjung yang merasa penasaran ingin melihat kondisi Kawah Ratu setelah terjadi erupsi dan kondisi secara keseluruhan TWA Tangkuban Parahu setelah dilakukan pembenahan. 

Dia memastikan, saat ini Gunung Tangkubanparahu sudah dalam kondisi aman untuk dikunjungi. Selain itu, selama kunjungan ditutup, dia mengklaim telah melakukan beberapa penambahan perangkat perangkat dan rambu-rambu peringatan untuk keselamatan pengunjung. 

"Kami terus berbenah agar di atas lebih bagus, tetap terjaga kebersihannya, keamanannya, lingkungannya. Termasuk berjaga-jaga karena sebentar lagi masuk musim hujan," tandasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar