Yamaha NMax

Luhut Diminta Jokowi Tangani Kemaritiman dan Investasi

  Selasa, 22 Oktober 2019   Dadi Haryadi
Mantan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). (ANTARA)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai Menko Kemaritiman pada Kabinet Kerja Jilid I diminta oleh Presiden Jokowi untuk menangani bidang kemaritiman dan investasi.

Luhut yang mengaku dihubungi oleh Istana sekitar pukul 18.30 WIB datang ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2019) malam selepas adzan Isya sekitar pukul 19.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih.

AYO BACA : Sri Mulyani Diminta Kembali Jadi Menteri Keuangan

Dia mengaku diajak diskusi selama sekitar 20 menit oleh Presiden untuk diberi tahu apa saja yang akan menjadi tugasnya dalam lima tahun ke depan dalam kabinet yang akan segera diumumkan Rabu (23/10/2019).

“Saya dipanggil Presiden dibrief untuk tugas saya ke depan, nanti menangani mengenai maritim dan investasi,” kata Luhut,

AYO BACA : Presiden Jokowi Pilih Menteri, Ini Syaratnya

Presiden, kata Luhut juga memberikan arahan-arahan untuk penyelesaian masalah investasi termasuk isu petrokimia juga B20, B30, dan seterusnya.

“Sehingga impor migas kita bisa dikurangi yang sekarang jumlahnya sangat besar 300 triliun tapi tadi saya lapor Presiden, B20 per September sudah lebih dari 20 persen kita berhasil kurangi,” katanya.

Kemudian Presiden Jokowi kata Luhut, memintanya agar masalah “refinery” dan “petrochemical” itu harus jadi dalam beberapa tahun ke depan ini.

“Diminta saya langsung juga untuk membantu penanganan itu. Dan koordinasikan semua di jabatan yang diberikan Menko Maritim ditambah investasi, dan beberapa lain di bawahnya,” katanya.

Dia mengatakan, akan ada perubahan nomenklatur yang diamanahkan kepadanya yakni bidang maritim dan investasi.

AYO BACA : Datangi Istana, Prabowo Kenakan Kemeja Putih Seperti Para Calon Menteri

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar